Torabika Soccer Championship

Arema Kais Gelar Juara TSC 2016 dengan Strategi Coba-coba

Minggu, 11 Desember 2016 13:47 WIB
Editor: Ahmad Priobudiyono
© indonesiansc
Aksi selebrasi pemain Arema Cronus. Copyright: © indonesiansc
Aksi selebrasi pemain Arema Cronus.

Arema Cronus kembali harus pontang panting dalam menyiasati fenomena silih bergantinya pemain andalan yang absen di setiap pertandingan.

Terbaru, Esteban Vizcarra harus menepi lantaran terjerat akumulasi kartu kuning dan tak bisa memperkuat Arema Cronus saat menantang PBFC di Stadion Segiri Samarinda, sore nanti.

Kartu kuning didapat Vizcarra pada menit ke-53 ketika Arema menghadapi Sriwijaya FC pekan lalu. Praktis pemain asal Argentina itu telah mengoleksi 5 kartu kuning.

Sang pelatih, Milomir Seslija kembali dituntut untuk memutar otak lebih keras. Padahal, dirinya baru mendapatkan angin segar dengan kembali tampilnya Hamka Hamzah usai menjalani suspensi akibat masalah serupa.

"Kemarin tanpa Hamka, kami masih bisa menerapkan strategi lain dan tetap meraih kemenangan (3-2 atas Sriwijaya FC di pekan 32)," katanya. 

"Kekuatan tim ini tidak bisa bertumpu pada satu pemain saja. Kami masih punya 11 pemain lebih yang siap memberikan hasil terbaik," tambah Milo.

Absennya Esteban Vizcarra tentu saja sedikit banyak akan berpengaruh pada agresivitas tim berlogo kepala singa itu dari sisi sayap.

Milo pun kini tinggal berharap pada kesiapan para gelandang sayap mudanya, seperti Oktovianus Maniani, Arif Suyono atau Sunarto dalam mengisi posisi sayap untuk bersanding dengan Dendi Santoso.

Bahkan, ada kemungkinan pula Milo kembali melakukan eksperimen dengan memasang dua striker sekaligus, yakni Febri Setiadi Hamzah guna menunjang Cristian Gonzales semata-mata untuk menjaga intensitas serangan.

"Lihat saja (Raphael) Maitimo yang juga bermain bagus ketika saya tempatkan di posisi bek tengah menggantikan Hamka," bebernya.

"Dengan situasi seperti ini, tentu saja segala macam kemungkinan masih bisa terjadi dan memiliki resiko masing-masing," pungkasnya.