Piala AFF 2016

Diminta Jajal Formasi 'Parkir Bus', Ini Tanggapan 2 Bek Timnas Indonesia

Minggu, 11 Desember 2016 22:09 WIB
Editor:
 Copyright:

Pada latihan pagi tadi di lapangan SPH, pelatih Alfred Riedl meminta anak asuhnya untuk melakukan latihan simulasi pertandingan.

Dalam kesempatan tersebut ia mencoba menerapkan pola pertahanan berlapis dengan menempatkan gelandang bertahan Manahati Lestusen lebih ke dalam atau ke belakang untuk membantu para dua bek tengah, sehingga Timnas terlihat seolah bermain dengan lima pemain bertahan.

Rupanya instruksi Alfred Riedl tersebut mendapatkan tanggapan dari bek kiri Abduh Lestaluhu. Ia menilai bahwa para pemain tidak kesulitan dengan taktik tersebut dan mencoba untuk beradaptasi.

Namun, jika ingin mencapai hasil maksimal maka dibutuhkan waktu yang tidak sedikit atau dengan kata lain butuh waktu yang cukup lama untuk menjadikannya lebih padu.


Abduh merasa butuh waktu untuk beradaptasi dengan strategi baru Alfred Riedl.

"Iya kita seperti bermain dengan lima bek, namun itu tidak sulit tetapi memang berpengaruh. Tetapi kita juga harus terus adaptasi lagi dengan formasi baru, dan untuk hasil yang lebih bagus tentu butuh waktu yang lama juga," ungkapnya usai latihan.

Tak hanya Abduh,  pemain serba bisa, Manahati Lestusen ternyata juga punya pendapat tersendiri mengenai pola baru yang diterapkan Alfred Riedl. Ia menjelaskan bahwa sejauh ini hanya mengikuti arahan karena hal itu sudah sesuai kebutuhan tim.

"Tadi memang diminta untuk bermain lebih bertahan karena mungkin itu lebih ke strategi pelatih juga," jelas pemain PS TNI itu secara singkat.


Manahati mengaku tidak masalah dengan strategi baru Alfred Riedl.

Timnas Indonesia sendiri masih akan melakukan latihan pada esok pagi di lapangan SPH Karawaci. Sebelum siangnya berpindah ke kawasan Bogor, dekat dengan lokasi pertandingan leg pertama final Piala AFF di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat.

1.9K