Hal tersebut saat ini dirasakan oleh pelatih Manchester City, Josep Guardiola. The Citizens kalah dua kali beruntun dari Chelsea (1-3) dan Leicester City (2-4), di dua laga terakhir Liga Primer Inggris.
Ancaman pemecatan pun sudah dirasakan eks pelatih Barcelona dan Bayern Munchen itu. Guardiola tahu akan tekanan yang dialamatkan kepadanya, karena Man City tampil di bawah performa terbaiknya di dua laga terakhir.
"Sepakbola dalam proyek jangka panjang tidak lagi ada (berbicara sepakbola modern). Anda harus menang dengan cepat dan jika Anda tidak menang, Anda dalam masalah," ucap Guardiola, diberitakan Goal.
Dua kekalahan beruntun Manchester City memunculkan tekanan bagi Josep Guardiola."Tentu saja klub harus bersiap untuk jangka panjang, tapi pelatih, manajer, mereka harus menang atau sesuatu akan terjadi. Maka pelatih lainnya memimpin, karena Anda harus menang," lanjutnya.
Guardiola tahu konsekuensi sepakbola modern ini, dan menegaskan tidak pernah dipecat sebelumnya. Ia pun tahu bahwa hanya sebuah kemenangan atau kesuksesan, yang dapat menjauhkannya dari ancaman pemecatan.
"Saya tak pernah dipecat sebelumnya dan ini kali pertama dalam hidup saya tak menang dalam waktu lama. Musim depan akan lebih baik lagi, dua tahun ke depan akan lebih baik lagi, tapi ketika saya di sini, saya tahu harus segera menang," papar Guardiola.