Torabika Soccer Championship 2016

PBFC Akui Lawan Persib Merupakan Laga Berat

Rabu, 14 Desember 2016 02:54 WIB
Kontributor: Ginanjar | Editor:
© Ginanjar/INDOSPORT
Pelatih Dragan Djukanovic bersiap hadapi Persib Bandung. Copyright: © Ginanjar/INDOSPORT
Pelatih Dragan Djukanovic bersiap hadapi Persib Bandung.

Pelatih PBFC, Dragan Djukanovic mengatakan terpaksa menyiapkan 19 pemain dalam menghadapi Persib yang akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Rabu (14/12/2016). Hal itu terjadi lantaran beberapa pemain andalannya terutama di lini belakang mengalami kendala.

Hal itu terjadi usai timnya ditahan imbang 2-2 oleh Arema Cronus di laga yang digelar di Stadion Segiri Samarinda, Minggu (11/12/2016) lalu.

"Kita punya sedikit masalah pada pemain belakang. Dua bek tengah kita kemarin lawan Arema bertabrakan juga. Firly (Apriansyah) mendapat akumulasi kartu kuning dan sudah pasti tidak main," ujar Dragan dalam sesi jumpar pers sebelum pertandingan di Graha Persib, Sulanjana, Bandung.

Akan tetapi, pelatih berkebangsaan Montenegro ini enggan mempermasalahkannya. Sebab kondisi tersebut sudah menjadi sebuah hal yang wajar bagi timnya dalam menghadapi setiap pertandingan.

"Sebelumnya kita sudah sering tanpa 3-4 pemain dan selalu main 100 persen sehingga mendapatkan hasil. Saya tidak peduli soal itu, saya hanya fokus persiapan secara taktik," katanya.

Dragan hanya berharap para pemainnya bisa menampilkan permainan terbaiknya. Sebab dalam menghadapi Persib ini, PBFC memiliki waktu yang cukup singkat dalam mengembalikan stamina lantaran baru menjalani pertandingan melawan Arema Cronus pada Minggu (11/12/2016).

"Besok kita akan menjalani laga yang sulit karena Persib adalah tim besar. Cukup sulit juga karena kita tidak punya waktu banyak untuk recovery. Tapi saya yakin para pemain bisa memberikan 100 persen untuk mendapat hasil yang baik," tegasnya.

Hal yang sama diungkapkan salah satu pemain PBFC, Zulkifli Syukur. Menurutnya butuh kerja keras menghadapi Persib apalagi sudah dipastikan timnya akan mendapatkan tekanan dari suporter lawan yakni bobotoh.

"Tapi kami kesini punya tekad untuk raih poin penuh. Apalagi terakhir (lawan Arema) kami gagal meraih tiga poin. Kami ingin berusaha membayar kesalahan kami," tandas Zulkifli yang juga mantan pemain Persib.