“Ini pertandingan yang sangat berat. Jelas Thailand punya kualitas. Babak pertama memang bocor, pemain kami tak bisa marking,” ujar Riedl selepas pertandingan final Piala AFF.
Namun, Riedl menilai kebangkitan timnya karena para pemain punya rasa percaya diri yang bagus untuk bisa mengancam gawang Thailand. Hasilnya, Indonesia membalikkan keadaan melalui gol Rizky Pora dan Hansamu Yama Pranata.
“Babak kedua kami punya momentum, pemain lebih percaya diri dan menciptakan beberapa kali ancaman ke gawang Thailand,” lanjut Alfred.
Walau belum menampilkan permainan yang maksimal, namun Riedl mengatakan kemenangan laga kandang ini, jadi modal bagus di leg kedua nanti. Laga yang dilangsungkan di Stadion Rajamangala, pada Sabtu (17/12/16) nanti Merah-Putih punya beban lebih ringan meski Thailand diyakini bermain lebih menyerang.
“Semuanya masih mungkin, leg kedua nanti kami akan bermain sebaik mungkin. Lawan Vietnam kami bisa menang, jadi kami akan berusaha lebih keras,” tandasnya.
Thailand di babak pertama unggul terlebih dahulu melalui gol sundulan Teerasil Dangda pada menit ke-33, sebelum Rizky Pora dan Hansamu Yama membobol gawang Gajah Putih di babak kedua. Dengan hasil kemenangan 2-1, Indonesia hanya butuh hasil imbang untuk bisa menjuarai Piala AFF pertama kalinya.