Sergio Ramos memang kerap menjadi penyelamat bagi timnya di saat-saat genting, dua pertandingan terakhir yang terdekat adalah saat Madrid nyaris dikalahkan rival seterunya, Barcelona dengan mencetak gol penyeimbang 1-1 di La Liga Spanyol 2016/17.
Sementara di pertandingan kompetisi yang sama, ia menjadi pahlawan dengan mencetak gol kemenangan saat melawan Deportivo La Coruna.
Mampu mencetak gol di momen krusial, membuat dirinya mendapat sorotan dari berbagai kalangan, tak terkecuali dari mantan pelatihnya di Madrid, Carlo Ancelotti. Pria yang kini menukangi Bayern Munchen itu mengatakan jika Ramos sebaiknya menjadi seorang striker daripada bek tengah.

Sergio Ramos dan Carlo Ancelotti saat membawa Real Madrid menjuarai Liga Champions 2013/14.
“Dia sering melakukan gol menawan, dia melakukannya karena dia memiliki kualitas di depan gawang. Bahkan, dia dapat dengan mudah maju ke depan, hal ini membuat saya pernah bercanda dengannya, saya mengatakan kepadanya, lebih baik Anda menjadi seorang striker,” jelas Ancelotti kepada AS.
Carlo Ancelotti dan Sergio Ramos dari tahun 2013 sampai 2015, selama itu, keduanya berhasil menyumbangkan gelar Liga Champions yang ke-10 untuk Madrid, lalu Piala Super Eropa, Piala Dunia Antarklub, dan Copa del Rey.