Torabika Soccer Championship 2016

(CUPLIKAN GOL) Sriwijaya 3-2 Pusamania: Sepatu Emas Milik Beto Goncalves

Minggu, 18 Desember 2016 19:03 WIB
Editor: Arief Rahman Hakim
 Copyright:

Tak ada yang dipertaruhkan di antara laga kedua klub, karena Persipura Jayapura sudah dipastikan menjadi juara TSC 2016. Namun ada hiburan tersendiri bagi bomber Brasil berusia 36 tahun, Alberto Goncalvez.

Striker Sriwijaya itu sudah melesakkan 25 gol di TSC dan berpotensi besar meraih sepatu emas, atau pencetak gol terbanyak karena pesaing terdekatnya, Marcel Silva Sacramento mencatatkan 21 gol.

Sementara Luis Carlos Junior (Barito Putera) yang masih akan bertanding melawan Madura United, memiliki koleksi 17 gol dan harus menciptakan sembilan gol jika ingin melalui perolehan gol Goncalves - hal yang sulit dilakukannya kontra Madura United. 

Jalannya Pertandingan
Babak Pertama

Tim besutan Widodo Cahyono Putro di pekan terakhirnya menang telak 5-2 atas PS TNI, dan memiliki momentum kala menjamu Pusamania Borneo FC. Susunan pemain yang diturunkannya pun ofensif, seperti Airlangga Sucipto, Hilton Moreira, Talaohu Abdul Mushafry, dan Alberto Goncalves.

Sementara PBFC besutan Dragan Djukanovic ingin bangkit pasca kalah 0-1 dari Persib Bandung. Pedro Javier tetap jadi andalan di lini depan PBFC.

Bertindak sebagai tuan rumah, Sriwijaya pun mendominasi permainan dan menekan pertahanan PBFC di awal-awal laga. Mereka sukses mencetak gol di menit 14, melalui gol Hilton Moreira.

Eks pemain Persib Bandung menyambut bola lambung, melalui lini belakang PBFC dan mengoyak gawang yang dijaga Muhammad Ridho. 1-0 Sriwijaya unggul.

Momentum itu dimanfaatkan Sriwijaya untuk mencetak gol kedua mereka di menit 30. Beto menunjukkan kualitasnya sebagai bomber oportunis, kala menyambut umpan Mushafry dan mengonversinya menjadi gol. 2-0 Sriwijaya menjauh.

Pusamania bukan tanpa peluang, karena mereka juga coba membobol gawang Yogi Triana melalui peluang dari Flavio Beck dan Terens Puhiri, namun tak ada yang tepat sasaran.

Alhasil, hingga paruh pertama berakhir, Sriwijaya unggul 2-0 dan Pusamania belum menemui solusi untuk menembus ketatnya lini belakang Sriwijaya.

Babak Kedua

Djukanovic langsung memasukkan dua pemainnya, Sultan Samma dan Rifal Lastori di awal babak kedua, menggantikan Puhiri dan Edilson Tavares. Dampak langsung diberikan Samma, kala memperkecil kedudukan di menit 47.

Ia menyambut bola rebound pasca tundukkan kepala Ricky Akbar Ohorella mengenai mistar gawang. Samma pun memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

PBFC menaikkan tempo serangan untuk menyamakan kedudukan, namun Sriwijaya kembali menjauh di menit 65 dari titik putih. Beto mencetak gol ke-25 di TSC dengan tenang, membobol gawang Muhammad Ridho. 3-2 Sriwijaya menjauh.

PBFC yang bermain tanpa beban pun tak mau kalah, dan kembali memperkecil ketertinggalan di menit 68. Pedro Javier yang menyambar bola lambung dari rekannya, tak mampu dihalau oleh Yogi Triana. 2-3 PBFC kembali memangkas kedudukan.

Tempo laga pun mulai menurun, Sriwijaya coba memperlambat intensitas bermain ketika menguasai bola, dan melapis pertahanannya. PBFC tak dapat kembali mencetak gol, hingga Sriwijaya menang 3-2.

Susunan Pemain:

Sriwijaya FC: Yogi Triana, Zalnando, Mauricio Maciel, Achmad Jufriyanto, Supardi Nasir Bujang; Yoo Hyun-koo, Manda Cingi, Talaohu Abdul Mushafry (Yohanis Nabar 77'), Hilton Moreira, Airlangga Sucipto (Hafit Ibrahim 83'); Alberto Goncalves 

Pelatih: Widodo Cahyono Putro

Pusamania Borneo FC: Muhammad Ridho; Leonard Tupamahu, Jad Noureddine (Rachmat Latief 73'), Firly Apriansyah, Jefri Kurniawan; Flavio Beck Junior, Ponaryo Astaman, Terens Puhiri (Sultan Samma 46'), Ricky Akbar Ohorella, Edilson Tavares (Rifal Lastori 46'); Pedro Javier

Pelatih: Dragan Djukanovic

542