Piala Dunia Antarklub

(VIDEO) Sebelum Cetak Hattrick, Ronaldo Sempat Jadi Bahan Tertawaan

Senin, 19 Desember 2016 06:31 WIB
Editor: Dery Adhitya Putra
© Getty Images
Cristiano Ronaldo dalam pertandingan antara Real Madrid dan Kashima Antlers (18/12/16). Copyright: © Getty Images
Cristiano Ronaldo dalam pertandingan antara Real Madrid dan Kashima Antlers (18/12/16).

Cristiano Ronaldo menjadi pahlawan kemenangan Real Madrid atas Kashima Antlers dalam babak final Piala Dunia Antarklub yang berlangsung kemarin (18/12/16) malam. Penyerang berusia 31 tahun tersebut mencetak hattrick untuk membantu El Real menutup laga dengan skor 4-2.

Torehan gemilang tersebut membuat Ronaldo menjadi pemain pertama yang mencetak hattrick dalam babak final Piala Dunia Antarklub. Atas aksinya tersebut, dia dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam ajang yang mempertemukan klub-klub juara masing-masing benua itu.

Sebelum dihujani pujian dari berbagai pihak atas aksi gemilangnya, ternyata Ronaldo sempat menjadi bahan tertawaan. Pemain yang baru saja mencetak gol ke-500 untuk Madrid saat mengalahkan Club America Kamis (15/12/16) lalu tersebut terekam kamera saat gagal mengeksekusi trik stepover.
 


Ronaldo terpilih sebagai pemain terbaik dalam ajang Piala Dunia Antarklub tahun 2016

Saat laga memasuki menit ke-33, Madrid mendapat kesempatan untuk menggandakan keunggulan melalui serangan balik. Mendapatkan bola hasil intercept yang dilakukan Luka Modric, Karim Benzema melepaskan umpan terobosan kepada Ronaldo yang berada di sisi kiri pertahanan Antlers.

Berniat untuk mengecoh bek tengah Antlers, Gen Shoji, menggunakan stepover, pesepakbola yang pekan lalu baru dianugerahi trofi Ballon d'Or tersebut berbuat kesalahan yang mengakibatkan gagalnya serangan yang dibangun Los Blancos.

Tampak kesal dengan kegagalannya, Ronaldo sedikit berbuat kasar kepada Mitsuo Ogasawara, yang berhasil menguasai bola akibat kesalahan yang dilakukan pemain asal Portugal tersebut. Beruntung Ronaldo sukses mencetak hattrick, untuk membantu Madrid menang, sehingga orang-orang bisa melupakan aksi memalukannya.
 

612