Dalam parhelatan Torabika Soccer Championship (TSC) 2016, Persija Jakarta harus terluntang-lantung karena tidak memiliki stadion di Jakarta dan sekitarnya yang bisa dijadikan markas.
Alhasil, setiap melakoni laga kandang, mantan tim besutan Muhammad Zein Alhadad itu harus terbang ke Solo, Jawa Tengah untuk bermain di Stadion Manahan.
Kini, dalam persiapannya menyongsong musim kompetisi di 2017 mendatang, klub yang identik dengan warna oranye itu menyebut sudah memiliki empat stadion yang bisa dijadikan kandang.

Stadion Patriot menjadi pilihan realistis untuk Persija.
Sebelumnya, Bambang Pamungkas dkk. disebut-sebut akan menjadikan Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat dan Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Jawa Barat sebagai kandang. Namun, hal itu batal lantaran masalah keamanan.
"Pakansari dan Wibawa Mukti sudah tidak mungkin lagi. Himbauan dari kepolisian setempat sudah menutup diri dan tidak mengizinkan karena faktor banyaknya kelompok suporter lain di sekitar stadion," ungkap Presiden Persija, Ferry Paulus seperti dilansir Jakonline.
Untuk itu, Ferry menilai klubnya kini hanya memiliki dua stadion yang bisa digunakan saat laga kandang, yakni Stadion Patriot di Bekasi, Jawa Barat atau kembali lagi menggunakan Stadion Manahan di Solo, Jawa Tengah.

Persija juga bisa saja kembali menggunakan Stadion Manahan.
"(Pilihan) paling realistis yang bisa kita ambil antara Manahan dan Patriot. Patriot sebenarnya Walikota secara lisan sudah setuju, tapi karena melihat kejadian waktu di Pakansari, DPRD Bekasi jadi agak ragu," tutupnya.