Persija Terlarang Injak dan Gunakan Stadion Utama GBK

Jumat, 23 Desember 2016 18:42 WIB
Editor:
 Copyright:

Stadion Utama GBK menjadi salah satu venue Asian Games 2018 yang rencananya akan dihelat di dua kota besar di Indonesia, Jakarta dan Palembang.

Direnovasi total dan rencananya bakal rampung tahun depan, kompleks stadion olahraga bersejarah di Tanah Air itu masih 'haram' digunakan oleh pihak manapun meski sudah rampung nanti,

“Sudah rampung semua, nanti kompleks utama GBK akan dibuka untuk test event. Jadi, nanti pastinya belum boleh digunakan untuk kegiatan-kegiatan lain. Disterilkan dulu,” ujar Deputi IV Bidang Prestasi Olahraga Kemenpora, Gatot Dewa Broto saat dihubungi awak INDOSPORT.


Stadion Utama GBK 

Sebagaimana diketahui, Stadion Utama GBK merupakan markas dari klub Ibukota, Persija, Jakarta. Terlarangnya GBK untuk digunakan untuk aktivitas lain selain test event Asian Games pada akhir 2017 mendatang, mengisyaratkan jika Macan Kemayoran pun tak akan bisa menjejakkan dan menggunakan stadion tersebut dalam waktu dekat.


Persija saat berhadapan dengan Bhayangkara United

Sebagai informasi, semenjak terusir dari GBK, Persija memang belum memiliki markas tetap. Mereka berpindah-pindah dari satu stadion ke stadion lainnya yang dijadikan markas sementara di gelaran Torabika Soccer Championship (TSC).

Wacana untuk menggunakan Stadion Patriot di Bekasi muncul ke permukaan, namun pihak manajemen tim ibukota tampaknya harus bekerja keras untuk mewujudkan hal tersebut.

Sementara di sisi lain, pada November lalu pihak pengelola Stadion Manahan Solo, yang kerap kali digunakan Persija sebagai markas, juga telah melarang penggunaan stadion tersebut sebagai markas mereka.

"Jadi kami sudah tidak pakai Stadion Manahan lagi, pihak Solo sudah keberatan untuk kita gunakan stadion tersebut," ujar Ketua Panpel Persija, Bobby Kusumahadi.

898