Liga Primer Inggris

Terpuruk Usai Juara, Ini Target Ranieri Bersama Leicester Tahun 2017

Sabtu, 24 Desember 2016 23:06 WIB
Editor: Ramadhan
 Copyright:

Tahun 2016 tak lama lagi akan berakhir. Bersamaan dengan itu, tahun kegemilangan Leicester City di daratan Inggris pun bakal selesai dan The Foxes bersiap menatap tahun 2017 dengan jalan yang sangat terjal.

Leicester City memang berhasil mewujudkan mimpi mereka untuk mengejutkan dunia dengan meraih gelar Liga Primer Inggris. Hal itu terwujud pada musim 2015/16 kemarin, saat The Foxes dengan perkasa berhasil mengalahkan tim-tim elit seperti Chelsea, Man United, hingga Liverpool.

Namun, cerita itu pun tinggal kenangan di saat Leicester kini tengah berjuang keras untuk bangkit dari papan bawah Liga Primer Inggris musim 2016/17. Meski begitu, sang pelatih, Claudio Ranieri enggan menyerah dan sudah mulai menyusun target di tahun 2017 nanti.

Selebrasi gol para pemain Leicester City di Liga Primer Inggris 2016/17.

Target realisitis Ranieri di tahun 2017 tentu ingin tetap bertahan di dua ajang besar yang berbeda. Di Liga Primer Inggris, Ranieri berharap bisa membuat Leicester tak terdegradasi, sementara di babak 16 besar Liga Champions, Ranieri ingin mengalahkan Sevilla.

“Untuk Liga Champions, banyak orang mengatakan, ‘Oh, Sevilla. Itu hasil undian yang bagus. Mengapa mereka mengatakan ini?” kata pelatih Leicester City, Claudio Ranieri kepada Sky Sports.

“Mereka memenangi 3 gelar berturut-turut. Itu tidak mudah bagi kami, tapi tidak apa-apa. Ini adalah mimpi kecil,” lanjut Ranieri.

Aksi para pemain Leicester City di pentas Liga Champions 2016/17.

“Untuk Liga Primer Inggris, Anda tahu saya, dengan target meraih40 poin. Kami harus aman dulu dan saya berharap pertandingan melawan Stoke City adalah perubahan bagi kami, sehingga kami bisa mulai lagi sekarang,” bebernya.

Saat ini, Leicester yang berstatus juara bertahan, justru tercecer di papan bawah klasemen sementara dengan menempati peringkat ke-15 dan hanya mencatatkan 17 poin dari 17 laga. Sementara pemuncak klasemen dikuasai oleh Chelsea yang kini dilatih Antonio Conte dengan 43 poin.

318