Ingin Timnas Indonesia Berjaya? PSSI Wajib Blusukan Pantau Bibit Daerah

Minggu, 25 Desember 2016 21:44 WIB
Editor: Ramadhan
© Ratno Prasetyo/ INDOSPORT
Timnas U-19 pada saat selebrasi setelah mengalahkan Korsel pada penyisihan Grup G Piala AFC U-19 di SUGBK, Jakarta Sabtu (12/10/2013). Copyright: © Ratno Prasetyo/ INDOSPORT
Timnas U-19 pada saat selebrasi setelah mengalahkan Korsel pada penyisihan Grup G Piala AFC U-19 di SUGBK, Jakarta Sabtu (12/10/2013).

Pengamat bidang olahraga dari Kota Padang, Sumatera Barat, Dedi Umar mengatakan pengurus PSSI harus serius memantau bibit pesepakbola berbakat di daerah, yang selama ini cenderung terabaikan.

“PSSI perlu turun dan memperhatikan situasi dan kondisi sepakbola yang ada di daerah, sebab banyak bakat anak daerah bisa dijadikan penerus senior pesepakbola saat ini,” katanya Dedi Umar dikutip dari Antara.

Menurut Dedi Umar, banyak pesepakbola muda di daerah mempunyai kemampuan fisik yang bagus, tinggal saja diarahkan pada pengalaman bermain dan teknik bermain bola, maklum saja anak daerah hanya tahu menang.

Ia menambahkan banyak pemain hebat saat ini berasal dari pantauan langsung pelatih ke daerah seperti yang dilakukan Indra Syafri saat melatih Timnas Indonesia U-19 beberapa tahun lalu.

Indra Sjafri saat memberikan instruksi kepada Timnas Indonesia U-19.

Pemain seperti Zulfiandi dari Bireuen Aceh, kapten tim Evan Dimas dari Surabaya, penyerang sayap Ilham Udin Armayn dari Ternate, Maluku Utara, Maldini Pali dari Sulawesi Barat, hingga Yabes Roni Malaifani dari Alor, Nusa Tenggara Timur, semuanya pemain yang berkelas saat ini.

“Ini membuktikan banyak anak daerah di Indonesia mempunyai potensi untuk bermain di Tim Nasional,” ujarnya.

Dengan adanya pantauan tersebut, katanya, anak daerah yang berumur muda memiliki kesempatan mewujudkan impian menjadi pesepakbola profesional.

“Potensi yang dimiliki anak-anak Indonesia sangatlah bagus, terutama mereka yang berasal dari Indonesia bagian timur seperti Maluku dan Papua. Mereka punya semangat yang bagus dan kekuatan fisik, di bagian Barat seperti Sumbar banyak sekali bakat anak daerah yang patut dilihat oleh PSSI,” katanya.


Skuat Timnas Indonesia U-19 era kepelatihan Indra Sjafri.

Sementara itu, salah satu Pelatih Sekolah Sepakbola (SSB) Putra Wijaya Padang, Uthan Hal Hakim mengatakan PSSI harus bisa memperhatikan anak-anak daerah dengan mengoptimalkan program pencari bakat pemain.

“Selain langsung memantau ke lapangan melalui pembinaan SSB di daerah juga perlu jadi pertimbangan ke depan,” tuntasnya.