Kapten tim Pesut Etam itu memang diprediksi menjadi pemain yang akan dipertahankan. Terlebih, Ponaryo menjadi pemain yang cukup diandalkan oleh pelatih Dragan Djukanovic.
“Kehadirannya sangat vital dalam tim, baik sebagai pemain maupun sebagai pemimpin tim,” ujar Sekretaris PBFC, Donny Fahrochi yang dikutip dari Goal.
Pelatih Dragan Djukanovic tampaknya belum mau untuk melepas Ponaryo. Sosoknya sebagai pemain senior diharapkan pelatih Djukanovic bisa membimbing beberapa pemain muda dari U-21 yang promosi ke tim senior.
Tanpa melihat nominal, Captain @ponaryoastaman menstujui perpanjangan kontrak tersebut. Respect besar pada captain 🙏🏽👑
— H. Nabil Husein (@nabilhusein17) December 25, 2016
“Kami meregenerasi tim, dan yang kami harapkan dari Ponaryo adalah pemain muda bisa mengambil ilmu darinya. Ponaryo adalah contoh pesepakbola yang sukses menjadi pemimpin tim,” tandasnya.
Di sisi lain, Ponaryo pun mengaku bahwa keputusan untuk bertahan di Samarinda bukanlah hal yang sulit. Mantan pemain Persija Jakarta itu juga melihat visi yang positif dari klub untuk bisa mengembangkan sepakbola, khususnya usia muda.
“Saya ingin menjadi bagian dalam membangun visi klub menghidupi sepakbola di Samarinda. Itulah mengapa saya menerima tawaran ini sepenuh hati,” ucap Ponaryo.