2 Klub Malaysia Ini Alami Kasus Tunggak Gaji

Selasa, 27 Desember 2016 08:38 WIB
Editor:
 Copyright:

FAM selaku federasi sepakbola Malaysia sudah memberikan peringatan keras kepada Petaling untuk segera melunasi tunggakan gaji pelatihnya, Mohd Nizam bin Jamil. Petaling menunggak gaji sang pelatih selama tujuh bulan senilai RM56.000 atau sebesar Rp169 juta.

Kasus tersebut kini sedang ditangani secara serius oleh FAM. Petaling Jaya menunggak gaji Mohd Niza Jamil selama bulan Mei hingga November 2017 lalu. Namun, gugatan Mohd Nizam sebesar RM500.000 (Rp1,5 miliar) ditolak oleh kubu FAM. 

Komite Status FAM tidak mengabulkan permohonan ganti rugi Mohd Nizam kepada Petaling Jaya. "Komite Status menolak tuntutan ganti rugi sebanyak RM500,000 dari Mohd Nizam kepada Air Asia FC (nama lama Petaling Jaya FC)," jelas perwakilan dari Komite Status FAM, Abdul Aziz Yeop Jamaludin, dilansir dari Berita Harian.

Tak hanya menolak, tapi FAM juga membolehkan Petaling Jaya Rangers FC untuk mengajukan banding terhadap kasus penunggakan gaji dan tuntutan tersebut. “Untuk kasus penunggakan gaji, klub boleh ajukan banding,” lanjut pernyataan Abdul Aziz.

Tidak hanya Petaling Jaya saya, tapi juga ada Persatuan Bola Sepak Ipoh (PBI) yang juga terkena masalah tunggakan gaji.  Bahkan PBI menunggak gaji sebanyak empat pemainnya yang mencapai hingga RM31.850 atau sebesar Rp95 juta.

FAM memberikan tenggat waktu kepada dua klub tersebut. Setidaknya dalam waktu dua pekan, baik Petaling Jaya dan PBI harus bisa menyelesaikan masalah tunggakan gaji tersebut.

223