Menjelang tahun baru, bursa transfer sepakbola nasional semakin memanas. Di tengah pembentukan tim, Arema FC pun diam-diam melakukan agresi dalam memburu tanda tangan pemain yang diincar guna memperkuat tim asuhan Aji Santoso.
Kebutuhan penyerang bertenaga kuda yang diusung dalam skema agresif ala Aji, akhirnya dikaitkan dengan nama Jefri Kurniawan. Arek Malang itu namanya kini hangat diperbincangkan seiring kepulangannya ke Malang pasca berakhirnya kompetisi TSC.
Menyikapi isu transfer ke Arema FC, Jefri masih malu-malu mengakuinya. "Saya masih libur dulu di Malang, Mas. Belum ada tawaran dari Arema. Coba Mas tanyakan ke manajemen dulu soal kemungkinan itu,” katanya ketika dihubungi INDOSPORT.

Jefri Kurniawan melakukan selebrasi bersama rekan setimnya.
Demi menunggu tawaran dari tim berlogo kepala singa itu, penyerang berusia 25 tahun itu bahkan sampai belum menyetujui proposal perpanjangan kontrak yang sudah disodorkan manajemen tim Pusamania Borneo FC.
"Sudah ada tawaran dari PBFC, tapi saya belum jawab. Kontrak saya sendiri sampai akhir Desember ini," papar pemain yang mulai meroket berkat meraih gelar Pemain Terbaik di Piala Kemerdekaan 2015 lalu tersebut.
Jefri memang tengah jadi perbincangan hangat di bursa transfer usai kompetisi TSC. Hal itu tak lepas dari performa apiknya, yang terlibat di 25 pertandingan dengan ikut menyumbangkan 7 gol dan 3 assists bagi tim Pesut Etam.
Pemain yang juga produk dari Arema Junior di tahun 2007 itu juga tampil bagus ketika dua kali bertemu tim Singo Edan sepanjang TSC. Jefri ikut menyumbang satu gol saat kedua tim bermain imbang 2-2 di Samarinda, 11 Desember lalu.
Sedangkan saat berlaga di Kanjuruhan, Jefri menjadi pahlawan kemenangan PBFC melalui satu gol dan assists kepada Jad Noureddine.
"Tentu kebanggaan kalau akhirnya pulang. Karena, saya ini juga Aremania yang sudah pasti mengidolakan Arema," tutupnya.