Debuchy bertekad untuk memiliki klub baru di bursa transfer musim dingin bulan Januari mendatang. Padahal The Gunners membelinya dengan harga yang cukup mahal, yaitu 12 juta poundsterling atau sekitar Rp198 miliar pada bulan Juli tahun 2014 kemarin.
Sayang, cedera kambuhan yang kerap mendatangi dirinya mau tak mau membuat dirinya jarang mendapat kesempatan bermain di Emirates Stadium. Dari 2,5 tahun karirnya bersama Meriam London, Debuchy total hanya bermain sebanyak 13 kali di arena Liga Primer Inggris.
Musim 2015/16, ia kemudian dipinjamkan ke Bordeaux selama satu musim penuh. Di sisi lain, performa impresif yang ditunjukkan Hector Bellerin menjadi penghalang baginya untuk kembali merebut posisi utama di lini belakang Meriam London.

Mathieu 'Cedera' Debuchy, begitu julukan beberapa media di Eropa.
Awal musim 2016/17, pemain berkebangsaan Prancis itu kembali dipinjamkan di klub yang sama, padahal penampilannya ketika itu membaik dan sudah jarang mendapatkan cedera. Tapi nampaknya Debuchy memilih untuk mencari pengalaman baru ketimbang harus kembali ke Arsenal.
"Saya ingin tantangan baru, sudah lama saya kehilangan kesenangan dan adrenalin bermain sepakbola. Saya ingin meminta (pergi dari Arsenal) langsung, tapi saya hanya pekerja di sini. Jika klub bilang tidak, bisa apa saya?" Kata Debuchy merana.
Sayangnya, saat ini ia kembali menderita cedera hamstring. Total hanya 16 menit yang bisa ia rasakkan di line up utama sejauh ini, dan saat ditanya apakah ada kemungkinan ia kembali ke Arsenal, Debuchy justru mengungkapkan pengakuan mengejutkan.
"Sebelum saya resmi ke Bordeaux, saya sering berada di kantornya (Arsene Wenger). Tapi sekarang, saya merasa tidak harus melakukannya, untuk apa? Lagipula saya tidak mau lagi. Kami (Debuchy dan Wenger) saling menyapa, tapi itu saja, hambar," tambahnya seperti dilansir talkSPORT.
Kendati sudah tak tahan ingin pergi dari Arsenal, Debuchy belum memutuskan klub mana yang ingin ia bela. Terakhir ia mengaku telah menolak tawaran dari Turki. Menurutnya, segala keputusan tergantung dari keinginan keluarganya.