Jan Saragih hadir dalam laga eksebisi yang melibatkan Ezra Walian, pemain muda Ajax Amsterdam berdarah Indonesia yang tengah berlibur di Tanah Air. Jan didapuk sebagai pelatih tim putih yang mayoritas diperkuat oleh mantan pemain Timnas U-19.
Pertandingan itu mempertemukan antara tim putih melawan tim biru yang dihuni oleh Ezra, David Laly yang merupakan eks pemain Persib Bandung, dan Gavin Kwan Adsit, mantan personel Pusamania Borneo FC. Laga tersebut kemudian dimenangkan oleh tim putih dengan skor 2-0.
Usai pertandingan, Jan memberikan komentar terhadap para pemain muda dan calon pemain naturalisasi untuk Timnas di masa depan. Menurutnya, para pemain muda harus memiliki rasa tanggung jawab.
"Komitmen dalam sepakbola itu penting. Komitmen untuk menjadi pemain sepakbola itu yang penting bagi pemain muda," ujarnya kepada INDOSPORT.

Ezra Walian (rompi pink), pemain muda Ajax berdarah Indonesia yang ngebet dinaturalisasi.
Selain itu, Jan juga berharap para pemain muda serta pemain naturalisasi nantinya bisa menjaga komitmen. Karena pada tujuannya, ia menginginkan adanya perkembangan dalam dunia sepakbola Indonesia.
"Kalau mau dinaturalisasi, harus mempunyai komitmen. Karena kita mau membangun sepakbola Indonesia dan tidak mudah. Para pemain harus selalu berkembang," pungkasnya.
Sebagai informasi tambahan, sepakbola Indonesia baru-baru ini dihebohkan dengan nama Ezra Walian. Pria berumur 19 tahun itu merupakan pesepakbola muda berbakat keturunan Indonesia-Belanda yang bermain untuk akademi Ajax Amsterdam.
Ezra sangat berhasrat dan menyatakan minatnya untuk membela Timnas Indonesia di masa depan, meski dirinya pernah memperkuat Timnas Belanda U-17.