Liga Primer Inggris

Sempat Akui Ingin Kembali ke Atletico, Ini Alasan Costa Akhirnya Betah di Chelsea

Senin, 2 Januari 2017 06:31 WIB
Editor:
© Darren Walsh/Getty Images
Diego Costa mengontrol bola pada laga melawan Crystal Palace. Copyright: © Darren Walsh/Getty Images
Diego Costa mengontrol bola pada laga melawan Crystal Palace.

Di partai melawan Stoke City yang berkesudahan dengan skor 4-2 bagi The Blues, Costa ikut sumbangkan satu gol yang membuat torehan golnya saat ini menyentuh angka 14. Tidak hanya itu saja, sumbangsihnya bagi tim London Barat tersebut semakin kokohkan tim besutan Antonio Conte di puncak klasemen dengan perbedaan 6 poin.

Di sisi lain, geliat revolusi sepakbola di China turut menyeret namanya dengan kemungkinan dirinya menyusul Oscar dan sejumlah nama besar di sana. Gaji besar menjadi iming-iming agar Costa mau terbang ke Negeri Tirai Bambu.

Tapi melihat performa timnya musim ini, sepertinya hal tersebut bakal menjadi rumor saja. Sama seperti ketika gosip menyebut jika Costa ingin kembali ke Atletico, meski ia sendiri membenarkan adanya keinginan untuk 'pulang kampung' ke Vicente Calderon.

"Ya, benar, saya memang ingin hengkang (musim panas kemarin). Saya hampir saja pergi. Keluarga menginginkan saya untuk kembali ke Atletico Madrid. Tapi sekarang saya bahagia di sini, saya betah," tegasnya seperti dilansir Express.

Musim kemarin - mungkin hingga musim ini, dirinya kerap menjadi bahan bully-an banyak publik sepakbola Inggris. Mulai dari suporter, hingga sesama pelaku sepakbola, tidak sedikit yang 'membenci' Diego Costa.

Hal tersebut tentunya membuat ia semakin tidak kerasan di Inggris. Namun demikian, sosok Antonio Conte membuat dirinya bisa lebih tenang menghadapi tekanan demi tekanan, baik di dalam maupun di luar lapangan.


Diego Costa benarkan rumor bahwa ia sempat ingin kembali ke Atletico Madrid.

"Orang-orang di Chelsea sangat mencintai saya. Manajer (Antonio Conte) juga mengatakan bahwa dia mengandalkan saya. Dia (Conte) adalah orang yang bisa saya ajak berbicara, seseorang yang selalu memberikan suport. Dia kalem, dia bukan hanya seorang bos, tapi juga manusia yang bisa memanusiakan orang lain. Anda bisa melihat semua orang mencintainya, hormat padanya," tambahnya lagi.

Keberhasilan Conte, menurut Costa, dalam mentransformasi Chelsea menjadi seperti sekrang juga merupakan salah satu faktor yang membuat Costa merasa betah di Stamford Bridge.

Costa menilai Conte tidak merubah satu atau dua pemain saja, melainkan keseluruhan.

"Tim ini telah berubah mejadi jauh lebih baik dibanding tahun kemarin. Bukan hanya saya yang berubah, atau pemain lain, tapi semua aspek di tim ini. Banyak yang telah berubah, dan saya merasakan energi baru di Stamford Bridge," kata Costa lagi.

Hingga pekan ke-19 Liga Primer Inggris, Chelsea unggul 6 poin atas Liverpool yang duduk di peringkat ke-2. The Blues mengoleksi 49 poin, dan sudah menang secara beruntun di 13 laga di arena liga.