Untung Rugi Naturalisasi di Timnas: Indonesia 'Bodoh' Jika Ikuti Singapura dan Filipina
Jejak menggunakan pemain naturalisasi telah lebih dahulu menjadi ciri khas dua negara Asia Tenggara, yakni Singapura dan Filipina. Namun menurut Fachry, hal tersebut tak cocok jika dilakukan di Indonesia.
“Jangan contoh Singapura dan Filipina, mereka kan memang penduduknya sedikit jadi mau tidak mau mereka harus naturalisasi pemain. Kita punya penduduk banyak dan banyak pula pemain berbakat,” ujar Fachry.
Tim Nasional Singapura.
“Di Singapura saja orang-orangnya harus dipaksa untuk menikah dan punya anak. Sedangkan di Filipina olahraga sepakbola tak populer, di sana yang populer itu basket dan tenis,” jelasnya.
Ke depannya, untuk pembentukan pemain muda Fachry Husaini berharap agar PSSI memiliki sebuah sentral pelatihan pemain muda. “Saya sampaikan agar PSSI memiliki sentral pemain muda. Mereka dikumpulkan dan dilatih oleh pelatih yang berkualitas,” ujar Fachry.
