Pada 27 Mei 2016 lalu, Jose Mourinho resmi mendapat jabatan sebagai pelatih baru Manchester United dengan kontrak berdurasi tiga tahun. Hal itu menyusul pemecatan pihak manajemen Setan Merah terhadap Louis van Gaal yang dianggap gagal mengangkat performa Man United.
Selama setengah musim perdananya bersama klub yang bermarkas di Old Trafford tersebut, Mourinho mengaku sudah merasa jatuh cinta.
"Ada satu hal yang membuat saya merasa tersentuh dengan klub ini dan orang-orangnya. Sesuatu yang membuat saya mau terus bekerja keras. Itu adalah orang-orangnya sendiri," ungkapnya dalam sebuah wawancara dengan MUTV.

Mou merasa terharu dengan dukungan para pendukung Man United.
"Orang-orang yang saya maksud adalah mereka yang tahu betul tentang sejarah klub, namun tetap mengetahui kondisi saat ini. Orang yang tetap memiliki ekspektasi, namun mengerti jalan menuju hal itu tidak mudah dan selalu mendukung meski tengah dalam keadaan buruk."
"Itulah sebuah hal signifikan yang membuat seorang pelatih bisa jatuh hati kepada klub barunya," tambah pelatih berkebangsaan Portugal tersebut.
Tidak hanya itu, Mou juga mengaku sangat mencintai Man United lantaran diisi pemain-pemain bintang, yang tidak hanya andal di lapangan, tapi juga pandai berkomunikasi.
"Saya sangat menyukai para pemain. Bukan hanya pemain, tetapi juga kombinasi di antara pemain sebagai seorang manusia."

Dukungan setia para fans membuat Mou semangat sebagai pelatih Man United.
"Mereka adalah orang-orang baik dan membuat saya bersyukur bisa bekerja bersama mereka. Terutama dengan target membawa Man United terbang ke angkasa," tutupnya.