Bertempat di Hotel Arya Duta, Bandung, Jawa Barat, PSSI menggelar kongres pertamanya di bawah kepemimpinan Edy Rahmayadi. Sejumlah agenda pun dibahas dalam kongres tersebut, seperti pencopotan status terhukum klub atau perorangan, hingga pelatih Timnas Indonesia berikutnya.
Dalam kongres itu sendiri, Menpora Imam Nahrawi untuk pertama kalinya dalam masa kepemimpinannya turut hadir, bahkan ikut membuka kongres. Berbagai janji dukungan pun disampaikan oleh pria kelahiran Bangkalan itu kepada PSSI pasca menggelar kongres nantinya.

Menpora Imam Nahrawi ikut membuka Kongres PSSI.
"Pemerintah akan support PSSI. Bahkan rencana besar yang akan dibahas nanti, kita akan bantu sekuat tenaga," tutur Imam kepada awak media.
"Kita harus saling dukung. Saya sambut baik keinginan membuat klub dan liga menjadi profesional serta jangan lupa pembinaan usia dini sangat penting," tambahnya.
Lebih jauh, pria yang memiliki tujuh orang anak tersebut menyebut akan membantu PSSI dalam mengembangkan sepakbola Indonesia, khususnya pembinaan pemain-pemain usia dini, mulai dari level tertinggi hingga level pedesaan.
.jpg?w=460&h=259)
Menpora akan mendukung segala kebijakan PSSI.
"Saya yakin semuanya jadi poin penting bagi sepakbola di masa depan. Jadi, kami akan dorong festival atau kompetisi usia dini untuk menjadi konsen utama."
"Kita dorong gala desa, komptisi kelompok umur di level desa agar mereka terfasilitasi dengan baik. Ini langkah awal agar sepakbola kita bangkit," tutupnya.