Kongres Tahunan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) yang berlangsung di Hotel Aryaduta, Bandung, Minggu (08/01/17) kemarin, telah memutuskan rencana regulasi untuk kompetisi resmi kasta tertinggi sepakbola Tanah Air atau ISL 2017. Salah satunya mengenai regulasi kuota pemain asing.
Regulasi kuota pemain asing hanya memperbolehkan tiga penggawa bagi satu klub. Dua penggawa non Asia dan satu berasal dari Asia.
Hal tersebut membuat Arema FC kian menunjukkan kata-kata menyerah mendatangkan akademi Ajax Amsterdam keturunan Indonesia-Belanda, Ezra Walian. Pasalnya, sang pemain masih berstatus berkewarganegaraan Belanda, meski Ezra sangat ingin dinaturalisasi.
Tak hanya itu, proses naturalisasi juga tidak memakan waktu yang pendek. Apalagi, tim Singo Edan sudah mempunyai dua pemain asing non Asia, Esteban Vizcarra dan Mauricio Mazetti.

Ezra Wallian saat melakukan pertandingan eksebisi yang digelar PSSI.
"Rasanya sulit. Karena statusnya kan masih pemain asing. Sementara proses naturalisasi itu kita tidak tahu lama atau tidak," kata pelatih Arema FC, Aji Santoso.
"Meski baru mengamatinya, tapi saya yakin Ezra memang pemain bagus. Kalau ada peluang memiliki pemain bagus seperti dia, kenapa tidak," tambah pendapat Aji soal Ezra.
Sedangkan satu slot pemain asing Asia kemungkinan besar akan diisi Faysal Shayesteh, lantaran Kapten Timnas Afghanistan itu masih menjalani trial di Arema selama satu pekan ini.
"Mauricio Mazetti pasti kami rekrut tanpa seleksi, meski dengan syarat harus lolos medical check up. Satu lagi Faysal, jika progresnya bagus selama masa trial," tutup Aji.