Begini Sosok Achmad Kurniawan di Mata Para Tetangga

Rabu, 11 Januari 2017 06:38 WIB
Editor: Gema Trisna Yudha
© INDOSPORT/Ian Setiawan
Masyarakat menggotong peti jenazah Achmad Kurniawan. Copyright: © INDOSPORT/Ian Setiawan
Masyarakat menggotong peti jenazah Achmad Kurniawan.

Indosport yang ikut melayat sejak jenazah disemayamkan di RSU, mendapati pemandangan luar biasa dengan banyaknya warga di rumah duka yang terletak di Keluruhan Pagentan, Kecamatan Singosari Kabupaten Malang.

Bagi warga setempat, sosok penjaga gawang yang akrab disapa AK itu begitu humble dan murah senyum ketika disapa siapa saja.

"Mas AK ini murah senyum orangnya. Dia selalu menjawab setiap disapa warga di sini," kata Ahmad Zulfikar, tetangga AK yang ikut shalat jenazah di masjid dekat rumah duka.


Para pelayat mengiringi kepergian Achmad Kurniawan.

Pak Zul, sapaannya, sering bertemu AK ketika yang bersangkutan melakukan ibadah Shalat Jumat di masjid tersebut.

"Kalau saya sering lihat Mas AK kalau shalat Jumat. Sama anak-anak pun dia sering membalas sapaan mereka," imbuhnya.

Sementara Dendi, punya kesan berbeda terhadap kiper yang berusia 37 tahun tersebut. Pemuda 30 tahun itu menuturkan bahwa AK memang cukup terkenal dan familiar di sekitar Kelurahan Pantegan, apalagi statusnya sebagai pemain Arema.

Para pelayat memadati kediaman keluarga Achmad Kurniawan.

"Kalau habis main dan Arema menang, banyak yang minta tos dan mengucapkan selamat kepada Bang AK. Dia lalu senyum dan bilang 'Oyi'," tukasnya.

Jenazah AK di shalatkan di masjid dekat dengan rumahnya di Malang. Setelah disemayamkan sejenak, jenazah kemudian dibawa mobil ambulans dan dijadwalkan tiba di Tangerang pagi ini, untuk dimakamkan.

1K