Seperti yang kita ketahui sebelumnya, kepindahan Tevez dari Boca Juniors ke klub asal China, Shanghai Shenhua, menimbulkan berbagai macam spekulasi. Salah satunya adalah faktor gaji yang diterimanya.
Mendengar berbagai macam spekulasi yang tersebar di dunia maya tersebut membuat Tevez gerah. Akhirnya, penyerang kelahiran 32 tahun silam tersebut membuat sebuah pesan video kepada para fans Boca Juniors, yang mengatakan bahwa dirinya akan mengkhianati klub bila tidak bermain dengan seluruh kemampuannya.
Tevez ketika masih memperkuat Boca Juniors
“Saya harus dalam kondisi 100 persen untuk klub. Saya tidak bisa bermain dengan 99 persen saja, karena itu akan berdampak buruk untuk klub,” ucapnya dilansir dalam AS.
“Saat saya di Boca, saya tidak dalam kondisi 100 persen untuk klub. Itulah kenapa saya meninggalkan klub,” tambahnya.
“Sulit untuk mengatakan bahwa saat ini saya tidak lagi bermain untuk klub yang saya cintai. Namun, saya harus tetap menghadap ke depan dan saya akan selalu merindukan kalian,” tutupnya.

Tevez ketika diperkenalkan oleh ofisial klub Shanghai Greenland Shenhua
Tevez gerah ketika banyak perbincangan mengenai kepindahannya ke Shanghai Shenhua dikarenakan faktor gaji. Maklum, gaji yang diterima Tevez di China nanti dikabarkan 20 kali lipat lebih banyak dari Boca Juniors.
Sekedar info, Tevez akan menerima gaji sekitar 615 ribu poundsterling atau Rp10,1 miliar per pekannya. Gaji tersebut membuatnya menjadi pesepakbola dengan gaji tertinggi di planet ini.