Malam itu, tuan rumah Heracles tengah menjamu Groningen di lanjutan Eredivisie Belanda pekan ke-18. Empat gol yang bersarang di gawang Bram Castro hanya mampu dibalas satu kali oleh tuan rumah.
Namun kekalahan yang diterima tim kesayangannya bakal lebih cepat dilupakan karena terjadi insiden yang mengundang gelak tawa. Groundsman atau orang yang bertugas merapikan rumput lapangan secara tidak sengaja membuat lukisan alat kelain pria.
Tentu saja hal ini merupakan ketidaksengajaan, dan para pemain tidak menyadari bahwa mereka bermain di atas rumput yang menjadi kanvas bagi pelukis dadakan di Polman.
Di sisi lain, kekalahan tersebut membuat Heracles harus rela posisinya disalip oleh Groningen. Mengoleksi 21 poin, anak asuh John Stegeman itu turun satu tingkat ke posisi 10.