Dalam kompetisi Liga Primer Inggris musim 2016/17, performa juara musim lalu, Leicester City bisa dikatakan mengalami penurunan drastis. Bayangkan saja, memasuki pekan ke-21, The Foxes masih berada di peringkat 15 dengan perolehan 21 poin.
Kenyataan itu pun membuat sang pelatih, Claudio Ranieri angkat bicara. Menurutnya bila diibaratkan ke dalam sebuah cerita, kondisi Leicester saat ini disebut Ranieri mirip dengan kisah hidup Cinderella.
Anggapan Ranieri ini menyusul performa buruk yang diraih timnya pada musim ini, ia mengaggap akan ada seseorang yang membantu timnya untuk melewati masa sulit ini layaknya Cinderella.

Claudio Ranieri masih percaya Leicester City bisa bangkit.
"Kami seperti berada di cerita Cinderella. Tidak ada pihak yang mempercayai kami untuk bangkit. Mereka lebih percaya alien yang mendarat di bumi ketimbang kami bisa bangkit," ujar Ranieri seperti dilansir dari laman Football Italia.
Ia juga mengajak kembali ke awal musim lalu yang mana Leicester haya menargetkan meraih 40 poin dalam semusim namun ternyata mampu meraih juara Liga Primer Inggris.
Dalam kisah Cinderella sendiri, tokoh utama mendapat bantuan dari banyak orang untuk dapat mewujudkan mimpinya. Ranieri pun menyebut sesuatu yang membantu timnya untuk bisa bangkit adalah permainan tidak konsisten klub-klub papan atas.
"Pergolakan tim-tim lain jelas akan menjadi bantuan besar bagi kami untuk kembali ke papan atas. Sekarang, saya bersyukur bisa melanjutkan petulangan fantastis dengan tim ini," tutupnya.