Aksi simpatik para pemain Barcelona cilik saat menghadapi Omiya Ardija dalam sebuah laga final World Challenge Cup. Saat itu para pemain dari kelompok usia Infantil B Barcelona menuai pujian saat menghibur lawan yang mereka kalahkan di final.
Anak asuh Sergi Mila tersebut menghampiri para pemain Omiya yang menangis terisak karena kalah dalam laga tersebut. Bahkan, para pemain Barcelona menunda selebrasi juara mereka untuk terlebih dahulu bersalaman dan menghibur teman segenerasi mereka tersebut.
Aksi ini kemudian berbuah nominasi Laureus Award untuk Best Sports Moment of The Year. Aksi ini dianggap sebagai salah satu perilaku sportif yang pantas diapresiasi dalam dunia olahraga.
Laureus Award sendiri merupakan salah satu penghargaan untuk para atlet yang dianggap memiliki prestasi mengkilap setiap tahunnya. Best Sports Moment of The Year merupakan salah satu nominasi yang memberi penghargaan bagi para atlet atau tim yang berlaku sportif sepanjang tahun.
BREAKING: Be part of #Laureus17! ⇨ Vote for the Best Sporting Moment of the Year & win VIP tickets to Monaco! ✈️ https://t.co/JFNeGL6nIC pic.twitter.com/BdlIoYsWBp
— Laureus (@LaureusSport) 17 Januari 2017
Nominasi ini baru pertama kali diselenggarakan tahun ini. Best Sports Moment of The Year sendiri akan melibatkan dukungan suara melalui voting dari para pendukung.
Barcelona cilik akan bersaing dengan Jack Sock dan Lleyton Hewitt di Piala Hopman, Timnas Islandia di Euro 2016, Bocah Portugal yang menenangkan pendukung Prancis usai final Euro 2016, Nikki Hamblin dan Abbey D'Agostino di Olimpiade Rio 2016, serta Jonny dan Alistair Brownlee di Kejuaraan Dunia Triathlon Cozumel.