Diserang Nyamuk, Pemain Anyar Klub Skotlandia Nyaris Meregang Nyawa

Selasa, 24 Januari 2017 15:50 WIB
Editor: Rizky Pratama Putra
© The Sun
Kouassi Eboue nyaris meregang nyawa karena malaria. Copyright: © The Sun
Kouassi Eboue nyaris meregang nyawa karena malaria.

Kouassi Eboue harus mendapatkan perawatan intensif di sebuah rumah sakit akibat diketahui terjangkit malaria. Pemain yang baru saja dibeli Glasgow ini harus terkapar karena penyakit yang dikenal karena gigitan nyamuk ini saat baru bergabung dengan Celtic.

Namun, tidak diketahui kapan dan di mana pemain berusia 19 tahun ini mendapat serangan nyamuk tersebut. Kondisi Eboue sempat membuat manajemen Celtic panik lantaran malaria merupakan salah satu 'pembunuh' terbesar di penjuru dunia.

Brendan Rodgers (kanan) dan Kouassi Eboue saat memperkenalkan lapangan latihan Glasgow Celtic.

Menurut data Badan Kesehatan Dunia (WHO), malaria diperkirakan telah membunuh 1,2 juta orang setiap tahunnya di seluruh dunia. Malaria sendiri merupakan penyakit endemis di 106 negara dan mengancam 3,3 miliar orang setiap tahunnnya.

Akan tetapi, tim dokter memastikan bahwa kondisi Eboue tidak terlampau parah. Eboue didiagnosis menderita malaria sedang dan tidak mengancam jiwanya.

Eboue yang baru saja didatangkan dari FC Krasnodar ini belum sekalipun berlatih sejak diresmikan pertama kali. Ini merupakan kesialan kedua Eboue yang sebelumnya sempat terlantar di Rusia karena harus menunggu izin kerja di Inggris.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%