Luis Milla Bicara Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026

Sabtu, 28 Januari 2017 18:47 WIB
Editor: Tengku Sufiyanto
© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla, berbicara peluang Skuat Garuda ke Piala Dunia 2026. Copyright: © Herry Ibrahim/INDOSPORT
Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla, berbicara peluang Skuat Garuda ke Piala Dunia 2026.

Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) telah resmi menunjuk Luis Milla sebagai pelatih Timnas Indonesia Senior dan U-22. Mantan pemain Barcelona dan Real Madrid itu dikontrak selama dua tahun oleh PSSI.

Milla mempunyai tugas berat untuk membawa Indonesia berprestasi di kancah sepakbola internasional, di antaranya memperbaiki ranking FIFA ke urutan 130, emas di SEA Games 2017 Kuala Lumpur, dan peringkat empat besar Asian Games 2018.
 


Statistik Luis Milla.

Berbicara Piala Dunia, Milla belum dituntut terlalu lebih, walaupun Indonesia bisa saja berpeluang ikut serta di tahun 2026. Peluang itu ada setelah FIFA memutuskan menambah kuota peserta dari 32 negara menjadi 48 negara.

Meski begitu, Milla enggan terlalu berspekulasi tinggi. Ia tidak ingin terlalu percaya diri bisa membawa Indonesia ke kancah turnamen sepakbola paling bergengsi di dunia tersebut.

"Ini sesuatu yang sulit dan target yang rumit. Di posisi saat ini, Anda harus mencoba untuk mencari target yang nyata," ujar Milla kepada media Spanyol, El Diario Vasco.

"Kami akan bekerja bersama tim untuk memberikan kemampuan maksimal dan pada akhirnya kami akan menjadi tim yang kompetitif," tambahnya.
 


Pelatih Timnas Indonesia Senior dan U-22, Luis Milla.

Milla mengatakan, target terdekatnya saat ini adalah membentuk Timnas U-22 terbaik untuk berpatisipasi di ajang SEA Games 2017 Kuala Lumpur, Malaysia. Sehingga, target meraih medali emas dapat tercapai.

"Saya akan mencoba menyampaikan apa yang saya inginkan. Saya mencoba melakukan yang terbaik di ajang tersebut," kata Milla.

Sebagai informasi tambahan, PSSI kabarnya sudah menyodorkan 50 pemain kepada Luis Milla untuk diproyeksikan masuk ke dalam Timnas Indonesia U-22. Dalam kerjanya, pelatih berumur 50 tahun itu akan dibantu tiga asisten pelatih, yakni Bima Sakti (Indonesia), Simon Pieter (Spanyol), dan satu orang asal Spanyol bawaan Milla.

2K