Hal tersebut diungkapkannya setelah Bradley melakukan wawancara dengan Grant Wahl, wartawan dari Sports Illustrated. Bermula dari pertanyaan-pertanyaan ringan seputar kehidupan pribadinya, hingga pendapatnya tentang regulasi baru Donald Trump tentang masyarakat muslim.
Pria kelahiran 29 tahun tersebut secara tegas mengecam apa yang dilakukan oleh Trump. Ia tidak menyukai peraturan eksekutif Trump yang melarang ribuan orang dari 7 negara Islam seperti Iran, Iraq, Syria, Yemen, Sudan, Somalia, dan Libya, untuk naik pesawat menuju AS. Bahkan, bila mereka sudah punya green card alias izin menetap permanen sekalipun.
“Beberapa jam yang lalu, saya melakukan wawancara dengan Grant Wahl. Dalam wawancara yang berlangsung 15 menit tersebut, dia menanyakan tentang pendapat saya soal peraturan eksekutif yang Donald Trump lakukan,” tulis gelandang Toronto tersebut di media sosial Instagramnya.
“Ketika Trump terpilih, saya hanya berharap bahwa Trump tidak akan melakukan apa yang ia kampanyekan. Namun nyatanya saya salah.Saya kecewa dan malu karena dia benar-benar melakukan larangan warga muslim untuk masuk ke Amerika,” tambahnya.
Bradley saat memperkuat Timnas Amerika Serikat.
Bradley adalah salah satu dari sekian olahragawan Amerika Serikat yang mengungkapkan suara mereka terhadap Trump.
Selain Bradley, beberapa olahragawan seperti bintang NBA, CJ McCollum, dan pemain LA Galaxy Robbie Rogers juga pernah mengkritik Trump perihal sikapnya yang kontroversial.