Persija Jakarta tampil kurang menggigit pada Trofeo Bhayangkara Minggu (29/01/17) kemarin. Setelah tampil pada ajang yang dimenangkan oleh Arema FC ini, Persija langsung bergerak cepat dengan memulai kembali persiapan jelang turnamen pramusim selanjutnya, yakni Piala Presiden.
Evaluasi pertama yang dilakukan oleh Teco adalah menggenjot fisik para pemainnya agar kembali ke level kebugaran yang maksimal. Selain itu, pelatih yang pernah tujuh musim malang melintang di Liga Thailand ini juga menginginkan adanya penambahan pemain di lini tengah dan depan Macan Kemayoran.
"Sebelum Piala Presiden, saya mau latihan fisik dulu. Saya mau fisik tim saya lebih baik lagi. Saya akan kasih waktu ke semua pemain untuk mengembalikkan fisik mereka," ujar Teco ketika ditemui pasca latihan Persija di Por Sawangan, Depok, Jawa Barat.
Persija baru saja mencoret pemain seleksi, yakni Andi Usman Nahari. Pemain yang berposisi sebagai striker itu dicoret karena kurang memenuhi ekspetasi Teco.
Maka dari itu, Teco masih membutuhkan tambahan pemain pada lini serang Macan Kemayoran. Di skuat yang ada saat ini, Persija hanya memiliki dua bomber dengan keduanya juga berstatus sebagai pemain veteran, yaitu Bambang Pamungkas dan Rudi Widodo.
Sementara di sektor lainnya, Teco juga mengungkapkan bahwa posisi gelandang juga menjadi sorotan evaluasinya saat ini. Ia menjelaskan lini tengah Macan Kemayoran masih membutuhkan beberapa tenaga baru.
"Selain striker, kita butuh gelandang. Untuk itu, saya coba pantau seleksi pemain di U-23. Ada kemungkinan tambahan 8 pemain U-23 nanti di skuat Persija," tutur mantan pelatih fisik Persebaya Surabaya ini.
"Namun saya kasihan kepada pemain seleksi U-23, karena ada beberapa pemain yang belum pernah bermain di sepakbola nasional, terus datang ke Persija. Belum siap, namun saya kasih waktu, saya harus sabar. Pemain senior harus membantu pemain muda," tambahnya.