Fachry Husaini menyebut ada beberapa hal harus terlebih dahulu diperbaiki jika memang nantinya gaya bermain Indonesia ingin diubah.
Mengikuti gaya bermain tim kelas dunia seperti Spanyol memang tak mudah, untuk itu Fachry menekankan agar ada hal yang wajib diperbaiki. Yang wajib diperhatikan ialah soal tata kelola sepakbola Indonesia.
“Kalau pendapat saya, gaya bermain itu bisa lahir dari tata kelola sepakbola yang baik. Untuk pembinaan usia muda kita ada baiknya diperbaiki dan lebih banyak adanya kompetisi," kata Fachry saat dihubungi awak media.
Menurut Fachry, jika kompetisi sudah berjalan dengan baik dan semua infrastruktur juga sesuai standar maka otomatis gaya bermain pun akan berubah.

“Nantinya gaya bermain akan menyesuaikan dengan sendirinya,” tambah pelatih yang juga pernah menangani Timnas U-19 Indonesia tersebut.
Fachry sendiri telah menyiapkan program yag akan diterapkannya kepada Timnas U-15 Indonesia nantinya. Sebagai pelatih, ia ingin agar nantinya PSSI dapat memberikan kepercayaan penuh dalam urusan mengelola pemain dan tim.
Berpengalaman membesut Tim Garuda Muda, pelatih yang juga eks pemain Timnas Indonesia itu pun telah menyipkan susunan staf pelatih yang diingnkannya.
“Untuk kebebasan memilih pemain tidak perlu diminta. Saat saya dipilih untuk jadi pelatih ya saya yang akan bertanggung jawab untuk hasil. Makanya di awal, saya ingin perjelas hak dan kewajiban karena hak saya mutlak sebagai pelatih. Masukan boleh tapi jangan sampai itu jadi sebuah perintah karena saya juga punya pertimbangan,” tambah Fachry.
Fachry menyebut PSSI belum memberikan arahan atau jadwal baginya untuk bertemu dengan pelatih Timnas U-22 dan Timnas senior, Luis Milla.
“Belum (diatur pertemuan bertemu Luis Milla), saya sendiri saja belum bertemu lagsung dengan pengurus PSSI,” ujanya.

Rencananya, Fachry bakal bertemu langsung dengan pengurus PSSI pada Selasa (07/01/17). Pertemuan kedua belah pihak akan membahas hak dan kewajiban Fachry sebagai pelatih, ia pun akan menyampaikan presentasi rogram kerjanya di hadapan pengurus.