Persiapan Madura United sedikit terganggu jelang menyambut Piala Presiden. Saat menghadapi Semen Padang (08/02/17) nanti, tim asuhan Gomes De Oliviera itu dipastikan tak bisa memainkan Rossy Noprihanis, Senin (06/02/17).
Salah satu winger terbaik milik MU itu harus pulang ke kampung halaman, lantaran sedang mengalami duka. Rossy untuk sementara waktu harus meninggalkan tim, lantaran sang ayah meninggal dunia akibat sakit.
"Tidak tahu berapa lama saya pulang nanti. Tapi, secepatnya saya akan kembali memperkuat tim," ujar Rossy Noprihanis sebelum kepulangannya ke Narmada, sebuah kecamatan di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.

Winger Madura United, Rossy Noprihanis.
Kabar duka itu memang terasa begitu memukulnya, lantaran datang ketika dirinya tengah fokus dalam masa persiapan akhir menjelang berlaga di Turnamen Piala Presiden.
Penyerang sayap kiri berusia 26 tahun itu pun tak menyangka jika sang ayah pergi terlalu cepat. Lantaran, dia baru beberapa hari yang lalu melakukan komunikasi terkait perkembangan kariernya di Pulau Garam.
"Beberapa hari lalu beliau komunikasi dengan saya lewat telepon. Ya tanya kabar saya, kapan Madura main, dan selalu mendoakan tim menang," paparnya.
"Beliau juga tidak pernah sakit terlalu parah. Tapi, baru kemarin dibawa ke rumah sakit dan meninggal," imbuh pemain yang sempat berbaju Mitra Kukar di Piala Jenderal Sudirman lalu itu.
Rossi memang bukan produk Akademi Madura. Namun, karirnya terhitung sudah lama di Pulau garam. Sejak musim 2013 lalu, ia memperkuat Persepam Madura United di kompetisi ISL.
"Saya mohon doanya saja agar diberikan ketabahan dan semoga tim juga tidak banyak terganggu," pungkasnya.