Bukan Jose Mourinho namanya jika tidak memberikan komentar pedas dan kontroversial. Pelatih yang kini menukangi Manchester United mengatakan bahwa performa gemilang Chelsea musim 2016/17 akibat menyontek taktik yang ia terapkan.
Mou sebelumnya pernah menjadi arsitek Chelsea selama dua periode. Yaitu pada tahun 2004-2007 dan 2013-2015. Pada masa itu pula Chelsea menjadi klub yang diperhitungkan di ajang Liga Primer Inggris.

Jose Mourinho mengomentari laju mulus yang didapat mantan tim yang pernah ia latih, Chelsea.
Meskipun dirinya didepak pada masa jabatannya yang kedua, Mou merasa bahwa fondasi yang telah ditanamkan pada para penggawa Chelsea membuat pekerjaan Conte menjadi lebih mudah.
"Dalam masa-masa kepelatihan saya sebelumnya, terutama ketika saya menginjakkan kaki di Inggris, tim saya (Chelsea) tampil beringas dengan memiliki pertahanan solid serta serangan balik yang mematikan," kata Mou.
"Akibat taktik yang saya gunakan tersebut, tiga trofi Liga Primer Inggris berhasil saya dapatkan (2004/05, 2005/06, dan 2014/15). Namun tidak ada yang memuji saya akan hal itu," ujar pelatih asal Portugal seperti dilansir dari Tribal Football.
"Namun sepertinya pada musim ini, untuk menjadi tim yang baik secara pertahanan dan memiliki serangan balik mematikan menjadi sebuah hal yang fenomenal dianggap sebuah karya seni," pungkasnya.

Chelsea menjadi tim yang ditakuti karena memiliki pertahanan solid dan serangan balik yang mematikan di bawah asuhan Conte.
Hal yang dilontarkan Mourinho tersebut mungkin terjadi akibat kecemburuan, karena timnya saat ini, Manchester United yang terpaut jauh dengan Chelsea di daftar klasemen Liga Primer Inggris musim 2016/17.
Manchester United saat ini berada di peringkat 6 dengan mengumpulkan 45 poin dari 24 laga. Sedangkan Chelsea kini tengah mantap di posisi puncak dengan mengumpulkan 59 poin dari 24 laga.