Indra Sjafri telah resmi mengundurkan diri sebagai pelatih tim Bali United pasca ditunjuk Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk menangani Timnas U-19. Dalam waktu dekat, Indra akan mulai bekerja mengumpulkan pemain dari daerah untuk diseleksi.
Indra menegaskan akan kembali melakukan blusukan ke daerah-daerah. Adapun daerah yang pertama akan ia sambangi adalah Nusa Tenggara Timur tepatnya di perbatasan RI-Timor Leste, yakni Atambua, Kabupaten Belu.

Indra Sjafri akan memulai agenda blusukannya ke Nusa Tenggara Timur.
Upaya klasik yang telah lama dijalankan oleh Indra Sjafri itu mendapat dukungan dari mantan klubnya Bali United. CEO Bali United, Yabes Tanuri, mengatakan bahwa daerah NTT banyak memiliki pemain muda dengan bakat alami dan potensi yang tak kalah dengan kabupaten lain di Indonesia Timur seperti Maluku dan Papua.
"Banyak anak-anak dari daerah seperti di Atambua. Mereka punya bakat alami dan itu tidak usah diragukan lagi. Tenaga atau power mereka dan larinya itu kencang. Akan tetapi, memang masih butuh sentuhan pelatih untuk membuat mereka lebih bagus lagi," ungkap Yabes Tanuri.
Apa yang disampaikan oleh Yabes Tanuri bukan tanpa alasan. Pasalnya, saat ini Bali United sudah memiliki akademi yang menjadi camp pemain Bali United di wilayah NTT. Akademi tersebut berada di Jalan W.J. Lalamentik, Oepoi, Kota Kupang.
"Makanya kami sudah mencoba membangun akademi di NTT untuk menampung bakat mereka," ujar Yabes Tanuri.
Yabes Roni merupakan salah satu pemain asal NTT yang ditemukan oleh Indra Sjafri saat menangani Timnas U-19 pada 2013 lalu. Bersama Evan Dimas, Maldini Pali, dan yang lainnya, Yabes Roni berhasil membawa Timnas U-19 juara AFF 2013. Saat ini, Yabes bermain di kasta tertinggi sepakbola Indonesia bersama Bali United.