Sriwijaya FC berhasil mencuri satu poin dari Bali United dengan skor 2-2, dalam partai perdana di turnamen Piala Presiden 2017, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Selasa (07/02/17) kemarin.
Gol Laskar Wong Kito dicetak Hilton Moreira menit ke-7 dan Alberto Goncalves menit ke-86. Sementara gol Bali United dicetak Marcos Flores dari titik putih menit ke-26 dan Abdul Rahman menit ke-33.

Alberto menjadi salah satu pencetak gol Sriwijaya saat menahan imbang 2-2 Bali United.
Hasil ini membuat SFC dan Bali United bisa dikatakan sama-sama memuncaki grup 4 dengan mengantungi satu poin. Hal itu menyusul Barito dan Pusamania Borneo FC juga bermain imbang tanpa gol.
Usai pertandingan, Pelatih Kepala Sriwijaya, Widodo Cahyono Putro memberikan pujian setinggi langit pada anak asuhnya. Meski belum berhasil memenangkan pertandingan, menahan imbang tim berjuluk Serdadu Tridatu di depan ribuan pendukungnya ia sebut sudah sebuah prestasi gemilang.
“Saya acungi jempol buat kerja keras seluruh pemain, persiapan tidak ideal namun mereka tidak mau menyerah dan bermain di bawah guyuran hujan tentu tidak mudah,” katanya.
Namun, dalam segala keterbatasan itu, anak asuhnya tetap gigih untuk dapat memberikan perlawanan. Sempat unggul 1-0, kemudian tertinggal satu angka dengan skor 1-2, tak membuat mental pemain down.
Pemain masih terus berupaya untuk dapat mengejar ketertinggalan, hingga akhirnya dapat mencetak gol penyeimbang di menit ke-86 oleh Alberto Goncalves.
.jpg?w=460&h=259)
Widodo memuji anak asuhnya yang bermain penuh semangat meski sebagai tim tamu.
Sementara saat disinggung soal keputusan kontroversi wasit yang menyatakan Hilton offside di pertengahan babak pertama, padahal terlihat jelas tidak terjebak offside, Widodo menyerahkan sepenuhnya pada pengawas pertandingan.
“Tadi saya mendapatkan laporan dari yang menonton televisi bahwa itu onside. Silahkan masyarakat yang menilainya, tetapi saya berharap tim pengawas bisa menindaklanjutinya,” harapnya.