Label Tim Kampung Jadi Motivasi Ekstra PSCS Kalahkan Perseru

Rabu, 8 Februari 2017 20:13 WIB
Editor: Ahmad Priobudiyono
© Ian Setiawan/INDOSPORT
PSCS Cilacap vs Perseru Serui. Copyright: © Ian Setiawan/INDOSPORT
PSCS Cilacap vs Perseru Serui.

Torehan ini pun membawa tim berjuluk Hiu Pantai Selatan itu menduduki puncak klasemen sementara di Grup 5, melalui koleksi tiga angka dan berpeluang menembus babak 8 besar, jika mampu memaksimalkan potensi poin dia dua laga sisa.

Motivasi ekstra PSCS dapat meraih tiga poin memang bisa dibilang fenomenal. Meski berlabel sebagai tim kasta kedua, nyatanya tim asuhan Gatot Barnowo itu tampil lebih gemilang ketimbang Perseru.

"Kemenangan ini sebagai buah dari kerja keras setiap pemain di lapangan," ucap Pelatih PSCS Cilacap itu dalam konferensi pers usai pertandingan.


Pelatih PSCS Cilacap, Gatot Branowo.

Meski diakuinya, PSCS memang masih memiliki kelemahan di beberapa lini terkait kerja sama tim. Hal itu terlihat dari belum padunya setiap aliran bola yang dijalankan pemain PSCS.

"Bagaimana pun, tiga poin ini membuat kita menjadi optimis menatap dua pertandingan berikutnya, meski memang sulit saat melawan Madura United dan Semen Padang," imbuhnya.

Tak lupa, kemenangan bersejarah atas Perseru juga diakui karena kontribusi pemain asing yang dimiliki PSCS. Meski diwarnai kartu merah Juho Oh, namun performa mengkilap itu atas kontribusi Redouane Zerzouri sebagai pengatur serangan.

"Saya puas dengan hasil ini, malah diluar dugaan dan target. Semua pemain tampil bagus, termasuk asing," paparnya.

Kapten tim PSCS, Jimmy Suparno menyebut, kegemilangan performa PSCS tak lepas dari motivasi tinggi yang dirasakan pemain karena sebelumnya tidak diunggulkan lantaran berstatus sebagai salah satu tim ISC B, selain PSS Sleman.

"Kami memang tim kampung. Sebelumnya tidak ada yang mengenal kami. Tapi, kami bersyukur dapat kemenangan ini," Kapten tim PSCS itu menjelaskan.