Gomes de Oliviera pun menjadikan kekalahan pertama kandang perdana sejak Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 lalu itu menjadi pelajaran berharga. Pelatih MU ini ingin pemainnya segera bangkit untuk kembali pada tren positif untuk kembali membuka peluang lolos ke babak 8 besar.
"Pemain tidak boleh terus merasa gagal. Kami harus segera bangkit untuk kembali meraih hasil positif," tukas Pelatih Madura United itu usai pertandingan.
Gomes pun menepis anggapan kekalahan timnya akibat kesalahan dalam menerapkan strategi. Pada awal laga, permainan MU memang kurang berkembang lantaran keberadaan tiga pemain muda yang diturunkan, seperti Rifaq Marasabessy, Erick Dwi, dan Rizky Dwi.
Gomes de Oliveira meminta para pemain Madura United untuk tetap semangat usai kekalahan dari Semen Padang.Belum padunya kerjasama antara para penggawa mudanya dan senior pun berakibat pada lahirnya gol SP yang dicetak Vendry Mofu. Hal ini pun diamini oleh Gomes usai pertandingan.
"Ya memang gol itu akibat pemain belakang kami salah dalam mengantisipasi serangan Semen Padang," paparnya.
Skuat Madura United diminta untuk tetap tenang dan tetap optimistis di sisa 2 laga tersisa.Sementara di babak kedua, Gomes menerapkan strategi tiga bek sejajar pasca masuknya Fachrudin Wahyudi Aryanto. Hasil ini membuat serangan MU nampak lebih hidup.
"Bukan masalah salah strategi. Justru setelah menurunkan tiga bek, serangan kami lebih hidup," sanggahnya.
Meski demikian, Gomes tetap optimistis dengan skuatnya. Ia enggan menyalahkan pemainnya atas kekalahan yang membuat peluang MU sedikit lebih berat di sisa laga Piala Presiden 2017.