Piala Presiden 2017

Kalah di Laga Perdana Piala Presiden, Pemain MU Diminta Perbaiki Komunikasi

Jumat, 10 Februari 2017 05:00 WIB
Editor:
© Ian Setiawan/Indosport
Pelatih Madura United, Gomes de Oliviera memberi instruksi kepada para pemainnya. Copyright: © Ian Setiawan/Indosport
Pelatih Madura United, Gomes de Oliviera memberi instruksi kepada para pemainnya.

Madura United diluar dugaan memang mendapatkan hasil minor di laga pertama Piala Presiden. Berstatus tuan rumah, tim berjulukan Sapeh Kerrab itu malah takluk 0-1 dari Semen Padang di depan publik sendiri yang memadati Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Madura.

Tak ayal, gol tunggal Vendry Mofu di menit 43 membuat peluang MU mencapai target sebagai juara grup kian berat. Pasalnya, Fabiano Beltrame dkk dituntut menyapu bersih potensi 6 poin melalui dua pertandingan sisa di Grup 5, yakni saat meladeni Perseru Serui (14/02/2017) dan PSCS Cilacap (19/02/2017).

Dan atas kekalahan dari Semen Padang, Gomes de Oliviera mengakui jika timnya masih butuh banyak pembenahan untuk lebih baik pasca mengalami perubahan komposisi pemain musim ini.


MU takluk 0-1 dari Semen Padang di Piala Presiden 2017.

"Saya baru bergabung di tim belum satu bulan, jadi wajar jika tim ini belum maksimal," papar Head Coach Madura United tersebut.

"Untuk mencapai performa terbaik, memang butuh proses dan tidak bisa langsung bagus," figur berkebangsaan Brasil itu menambahkan.

Gomes pun memberikan evaluasi terhadap belum maksimalnya permainan Slamet Nurcahyo dan rekan setimnya sepanjang laga melawan Semen Padang, yang bermain cepat dan taktis sejak awal pertandingan.

"Saat mengejar ketinggalan di babak kedua, pemain terlalu memaksakan diri meski ada problem sedikit pada kondisi fisik mereka," ungkapnya.


Gomes berharap di laga berikutnya, pemain MU sudah bisa kompak.

Selain itu, masalah adaptasi dan komunikasi para pemain baru juga dianggapnya masih belum maksimal. Fachrudin Wahyudi masih harus mencari cemistry bersama Fabiano maupun Munhar di sektor pertahanan. Sementara Luis Carlos Junior dan Greg Nwokolo belum juga memberi dampak besar bagi kemajuan tim.

"Saya katakan kepada pemain lain, tidak hanya Fachrudin, Greg atau Luis, mereka harus sering berkomunikasi untuk memadukan kerjasama tim lagi," beber bekas Pelatih Persiram Raja Ampat tersebut.

"Sejauh ini saya anggap sudah bagus, karena tidak ada pemain yang saling menyalahkan, dan ini adalah progres dari kekompakan tim," pungkasnya.