Momen tersebut terjadi terjadi di putaran 16 besar DFB Pokal antara Astoria Walldorf melawan tim kasta kedua, Arminia. Saat laga yang berlangsung hari Rabu (08/02/17) itu memasuki extra time, Astoria Walldorf melakukan pergantian pemain keempat dengan memasukkan Benjamin Hofmann.
Sayang, di laga tersebut Astoria Walldorf takluk dari Arminia Bielefeld lewat babak adu penalti (4-5). Sebelumnya kedua tim bermain imbang 1-1 di waktu normal.

Mengenai legalitas peraturan pergantian pemain ke-4, hal itu sudah disepakati oleh Federasi Sepakbola Jerman (DFB) pada bulan Desember tahun 2016 silam.
Jerman berharap melalui terobosan ini, mereka bisa menjadi bagian proyek percontohan untuk penerapan kebijakan tersebut. Namun, setiap tim hanya diizinkan melakukan pergantian keempat saat memasuki babak tambahan.
"Saya rasa ini ide yang bagus. Jika sesuatu terjadi di menit tambahan, seperti ketika pemain mengalami cedera, itu akan mempengaruhi jalannya pertandingan jika anda sudah memakai kuota tiga pemain pengganti," ujar Karl-Heinz Rummenigge dikutip dari ESPN.
DFB bukan yang pertama, sebab, Dewan Asosiasi Sepakbola International (IFAB) yang bertanggung-jawab untuk menciptakan atau merevisi peraturan yang berlaku di sepakbola, pada Maret 2016 telah menyepakati pergantian keempat itu untuk diterapkan di Olimpiade 2016.
Penulis: Panca Putra Pamungkas