Luis Milla melakukan blusukan perdananya dalam mencari talenta terbaik penggawa Indonesia. Luis Milla memulai dengan memantau pertandingan grup 2 Piala Presiden di Kota Malang.
Milla tidak sendiri melakukan blusukan di Kota Malang. Dia ditemani oleh asisten pelatih Miguel Gandia, Kepala Staff Ketua umum PSSI, Iwan Budianto, serta Deputi Sekjen PSSI, Fanny Riawan.
Pelatih asal Spanyol itu menyaksikan secara langsung pertandingan antara PS TNI melawan Bhayangkara FC dan Persija Jakarta melawan Arema FC. Dalam pemantauan perdananya ini, Milla masih belum dapat menilai pemain terbaik.
Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla bersama para asistennya."Dari Grup B semua pemain bagus. Ini hari pertama jadi belum bisa kami nilai siapa yang terbaik," ucap Milla dalam rilis yang diterima wartawan.
Namun meski belum menemukan akan penampilan terbaik, Milla masih ingin melihat akan kegigihan para pemain Indonesia. Dia ingin para pemain menunjukkan bahwa dirinya memang layak untuk membela Timnas Indonesia.
"Pemain muda yang pernah saya latih semuanya dari nol. PSSI memang sudah memberikan 30-40 nama pemain. Tapi yang terpenting dari diri pemain itu sendiri yang menunjukkan keinginan untuk bisa masuk ke Timnas," jelas Milla.
Senada dengan Milla, Miguel Gandia juga belum dapat menjabarkan secara pasti akan hasil pantauan hasil perdananya. Sebab dia masih akan terus melakukan analisa.
"Kami baru datang dan sudah melakukan analisa. Kami belum bisa memberikan penilaian, kami baru menyusun agenda untuk Timnas setahun ke depan," tambah Miguel.