Aguero akhirnya menyatakan bahwa dirinya siap hengkang dalam waktu dekat ini. Hal tersebut ia ungkapkan kepada teman dekatnya.
Ia mengatakan bahwa skema pressing ketat yang digunakan Guardiola tidak sesuai dengan tipikal permainan Aguero. Selain itu, dirinya kerap menjadi pilihan kedua di belakang bintang baru The Citizens, Gabriel Jesus.
"Kun (Aguero) selalu menjadi penyerang yang mematikan di kotak penalti lawan. Ia telah bekerja ekstra keras untuk melakukan apa yang diminta oleh pelatih, meskipun itu terbilang sulit bagi dirinya," ujar teman Aguero yang tidak diketahui namanya, dilansir dari The Sun.

Skema yang diusung Guardiola dianggap tidak sesuai dengan tipikal permainan Sergio Aguero.
"Itu bukan berarti dirinya pemalas, namun apa yang Pep inginkan merupakan suatu hal yang tidak alami bagi Aguero," tambahnya lagi.
Meskipun telah dikabarkan akan segera hengkang, namun pihak Manchester City menegaskan tidak akan menjual Aguero. Sang pemain pun telah menyerahkan semuanya ke pihak klub, terkait masa depannya di Etihad Stadium.

Aguero pasrahkan nasibnya di Etihad Stadium ke pihak manajemen.
"Pihak klub yang akan menentukan apakah saya memiliki tempat di tim ini atau tidak. Saya masih memiliki tiga bulan lagi untuk memberikan yang terbaik dan kita akan lihat nanti apa yang akan klub lakukan," ujar Aguero beberapa pekan yang lalu.
Berdasarkan data dari Transfermarkt, pesepakbola dengan nama lengkap Sergio Leonel Aguero del Castillo tersebut memiliki kontrak hingga bulan Juli 2019 mendatang bersama The Citizens.
Ini tentu sangat merugikan bila The Citizens menjual Aguero. Pasalnya, pada musim 2016/17 ini, Aguero telah mencatatkan performa yang gemilang dengan 18 gol dalam 26 laga yang telah ia mainkan di bawah asuhan skuat Guardiola.