Kehadiran Luis Milla memang bertujuan untuk mengawasi langsung deretan nama pemain yang masuk dalam daftar rekomendasi dari PSSI. Daftar tersebut merupakan buah dari asisten pelatih lokal, yakni Bima Sakti maupun Danurwindo yang menjabat sebagai Direktur Tekhnik PSSI.
"Ada sekitar 60 pemain yang namanya sudah masuk list untuk dilakukan scouting. Di grup B (Malang) ini, Milla akan mengawasi pemain bersangkutan dari keempat tim," papar Iwan Budianto, Wakil Ketua Umum PSSI yang ikut mendampingi Luis Milla.
Sebenarnya tidak hanya Milla yang blusukan dalam Piala Presiden 2017 ini. Jajaran pelatih Timnas Indonesia ini membelah dirinya untuk memantau sejumlah kota.
"Tim dibagi dua, Milla dan Miguel (Asisten Pelatih Timnas) bertugas scouting di Malang dan besok ke Bali, sedangkan Bima Sakti dan Danurwindo nanti ada di tiga grup lainnya (Bandung, Madura dan Sleman)," imbuh bekas CEO Arema FC tersebut.
Luis Milla memberikan keterangan pers usai memantau laga di Grup B Piala Presiden 2017.Dalam konferensi pers usai laga Bhayangkara FC melawan PS TNI itu, Luis Milla mengaku belum memastikan siapa saja yang terpilih. Head Coach Timnas Indonesia berkebangsaan Spanyol itu hanya memberikan gambaran terkait ciri-ciri pemain yang diinginkannya untuk mengisi skuat Garuda.
"Saya memang ingin lihat langsung para pemain muda. Sejauh ini mereka bagus dan cukup penting di klub masing-masing. Bagi saya, pemain Tim Nasional Indonesia nantinya tidak hanya skill dan kualitas serta kontribusi untuk tim. Tapi, attitude juga saya perhatikan langsung," ujar Luis Milla.
Maka dari itu, Milla tidak hanya sekedar melakukan scouting secara langsung ke stadion, guna melihat kualitas individu dan pengaruhnya terhadap performa tim. Setelah itu eks pelatih tim U-21 Spanyol ini akan mendiskusikan dengan asistennya terkait kepribadian sang pemain.