Piala Presiden

Sriwijaya FC Keluhkan Cuaca Panas

Senin, 13 Februari 2017 20:44 WIB
Kontributor: Muhammad Effendi | Editor: Yohanes Ishak
© Muhammad Effendi/Indosport
Sriwijaya FC. Copyright: © Muhammad Effendi/Indosport
Sriwijaya FC.

Adalah gelandang bertahan mereka asal Korea Selatan, Yu Hyun-koo usai pertandingan. Menurutnya, sepanjang pertandingan matahari terasa sangat terik sekali.

Hal itu membuat stamina pemain lebih cepat terkuras. Ditambah lagi pertandingan sangat ketat karena kedua tim saling jual beli serangan.

 “Laga melawan Barito saya akui sangat berat, itu karena tim lawan punya permainan bagus. Cuaca panas pun semakin membuat pertandingan sangat melelahkan,” kata pemain asal Korea Selatan ini.

 Dua pertandingan di Piala Presiden 2017 ini cukup sulit, di laga pertama dia bersama rekan-rekannya harus kerja keras, karena ketika melawan Bali United lapangan diguyur hujan cukup deras.


Yu Hyun-koo, pemain asing Sriwijaya FC.

Selain lapangan licin, pemain juga harus menendang bola lebih keras lagi mengingat aliran bola terhambat karena air mengenang.

 “Tapi kali ini malah sebaliknya, cuaca sangat panas,” ucapnya.

Dua kondisi berbeda harus dihadapi, baik cuaca panas atau pun hujan terlalu deras sangat menguras stamina pemain.

Tapi beruntung, dalam regulasi Piala Presiden, dikenal waktu istirahat minum, sehingga pemain bisa membasahi tenggorokan sejenak.