Serie A Italia

(VIDEO) Tak Kompeten, Mantan Pemain AC Milan Pertanyakan Kinerja Ofisial Serie A Italia

Senin, 13 Februari 2017 17:13 WIB
Penulis: Rendy Gusti | Editor: Hendra Mujiraharja
 Copyright:

Bologna sebenarnya mampu mengalahkan Sampdoria di Stadio Comunale Luigi Ferraris dalam laga yang berlangsung tengah malam tadi, Senin (13/02/17). Bologna memimpin sejak babak pertama dan mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan menyisakan 10 menit waktu normal.

Kemalangan untuk Bologna pun terjadi pada menit 82 ketika wasit asal Italia, Michael Fabbri menunjuk titik putih untuk Sampdoria. Penunjukkan titik putih tersebut terjadi setelah Erick Pulgar diduga melakukan handsball di kotak terlarang.

Setelah itu, dalam selang waktu 6 menit, Sampdoria berhasil mencetak dua gol tambahan dan membuat tuan rumah unggul dengan skor 3-1. Ketiga gol Sampdoria dicetak oleh Luis Muriel (82'), Patrik Schick (83'), dan gol bunuh diri Ibrahima Mbaye (88'). Sedangkan 1 gol dari Bologna dicetak oleh Blerim Dzemaili (18') di babak pertama.

"Kami bermain dengan semangat pantang menyerah, namun harus berakhir dengan tangan kosong. Untuk memberikan penalti seperti itu sungguh sangat luar biasa. Anda pasti sangat tidak kompeten untuk menunjuk titik putih tersebut. Jika tim besar yang tengah bertanding, para ofisial pasti tidak akan terburu-buru mengambil keputusan," ujar Donadoni seperti dilansir dari Football Italia.


Pelatih Bologna, Roberto Donadoni sesalkan pemberian penalti untuk Sampdoria.

"Saya pernah bermain di AC Milan, dan saya tahu bagaimana hal tersebut bekerja (terkait pemberian penalti dalam sebuah laga). Kita tidak bisa mengharapkan sebuah bantuan dari pihak mana pun, tapi ketika kami membutuhkan kemenangan, kami akan bekerja dua kali lipat," tambah pria yang pernah bermain di AC Milan selama dua musim (1986-1996 dan 1997-1999).

"Kami melakukan perlawanan ketat hingga menyisakan 10 menit waktu normal pertandingan. Kami bisa saja mendapatkan kemenangan, tetapi kami dihukum dengan sangat kejam," sesal pria 53 tahun tersebut.

189