Barito Putera harus mengakui keunggulan Sriwijaya FC di Stadion I Wayan Dipta, Bali, Senin (13/02/17) sore. Laskar Antasari kalah tipis 1-2 dari Laskar Wong Kito dalam laga tersebut.
Diakui bek Barito Putera, Nazar Nurzaidin usai pertandingan, permainan Barito Putera saat melawan Sriwijaya FC sebenarnya tidaklah buruk. Dia bersama rekan-rekannya mampu mengimbangi permainan anak asuhnya Widodo Cahyono Putro.
Beberapa serangan Laskar Wong Kito bahkan berhasil dipatahkan pemain belakang. Begitupun lini depan, beberapa serangan mengancam gawang Teja Paku Alam.
Akan tetapi, dia harus mengakui kecolongan dua kali dari Hilton dkk, sehingga harus kalah tipis 1-2.
“Tapi secara permainan kita tidak kalah, Barito bermain bagus kalau menurut saya, tapi memang ada beberapa kekurangan yang harus diperbaiki,” jelasnya.
Kekalahan ini diakui Nazar membuat kesempatan untuk lolos dari Grup 4 sudah sangat sulit. Tapi sejak awal, pelatih Jacksen F. Tiago memang tidak membebani dia dan rekan-rekannya harus juara atau harus menembus babak semifinal atau final.
Momen saat laga Barito Putera melawan Pusamania Borneo FC di Piala Presiden 2017.Itu karena persiapan tim sangat minim, sehingga target awal menjadikan ajang ini sebagai pemanasan bagi pemain.
“Fokus atau konsentrasi kita tetap pada kompetisi Liga 1 yang akan digulirkan akhir Maret nanti,” ucapnya.
Bila memang dia bersama rekan-rekannya terhenti di babak penyisihan, itu artinya Barito akan dapat fokus pada persiapan turun di kompetisi resmi.
Hal itu tentu sangat baik bagi Barito sendiri, karena waktu benar0benar bisa dimaksimalkan dengan sebaik mungkin.
“Kita akan berbenah dan terus melakukan persiapan, pelatih lebih tahu apa yang harus kita perbaiki,” jelasnya.