Pada dua laga penyisihan Grup 3 Piala Presiden 2017 lalu, Febri menjadi salah satu pemain yang menonjol di Persib Bandung. Skill yang mumpuni dengan kecepatan berlari yang dimilikinya membuat pertahanan lawan kocar kacir.
Buktinya, di laga kedua lawan Persiba Balikpapan, pemain yang kini menggunakan nomor punggung 13 itu harus dilanggar cukup keras lantaran pergerakannya tidak bisa dihentikan.
Peristiwa ini memang tak tampak asing bagi Febri. Pada penyelenggaraan Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 lalu, pemain binaan Diklat Persib ini kerap menjadi buruan para pemain bertahan lawan.
Meski demikian, hal itu tidak menurunkan mentak Febri. Ia akan tetap bermain semaksimal mungkin sekalipun pelanggaran keras kerap dilakukan lawan.
Wonderkid Persib Bandung, Febri Hariyadi.“Saya tidak akan mengubah pola permainan atau karakter saya. Karena itu sudah jadi karakter saya. Yang penting sih saya bisa berkontribusi untuk tim,” tegas Febri Hariyadi dalam press conference sebelum laga di Hotel Topas Pasteur Bandung, Kamis (16/02/17).
Sejauh ini, Febri sendiri sudah menyatakan siap tampil maksimal dengan bekal mental bertanding yang cukup kuat.
Ia berharap bisa memberikan hasil yang positif bagi tim dengan mengantarkan kemenangan untuk bisa menjadi juara Grup 3 di Piala Presiden 2017.
“Ini laga penting, saya sebagai pemain sudah mempersiapkan mental. Harus bisa memaksimalkan permainan. Yang terpenting harus raih tiga poin,” tegasnya.
Persib sendiri kini kokoh di puncak klasemen sementara Grup 3 Piala Presiden 2017 dengan koleksi 6 poin dari 2 laga. Maung Bandung sukses menang 1-0 kontra PSM Makassar dan 3-1 kontra Persiba Balikpapan.