Setelah sebelumnya diterpa kabar perpecahan, kini masalah baru kembali menghinggapi klub kecintaan warga Medan tersebut. Usai pengunduran diri dr Mahyono sebagai Ketua Umum (Ketum), belum ada seorangpun yang tertarik untuk mencalonkan diri sebagai pengganti, padahal pendaftaran sudah dibuka sejak 9 Februari lalu.
Kekosongan jabatan krusial di tubuh klub Ayam Kinantan itu tentu saja sangat berpengaruh. Mengingat, waktu bergulirnya Liga Indonesia 2 tinggal menghitung bulan.
Belum lagi, dari hasil rapat pleno pengurus yang digelar Selasa (14/2/2017)lalu, keputusan RALB PSMS juga masih menunggu persetujuan dari Pembina PSMS, Letjend Edi Rahmayadi.

Kolonel Inf AC Rumbayan memediasi rapat pertemuan dua kubu yang bertikai di Sekretariat PSMS Stadion.
“Berdasarkan rapat pleno pengurus beberapa waktu lalu kita memang tetap menunggu restu dari Pembina PSMS. Meski begitu, proses penjaringan tetap dilaksanakan dan dan tetap mengacu pada AD/ART. Hanya saja, hingga saat ini bakal calon ketua umum belum ada. Jadi, apa yang mau di RALB-kan?" ungkap Sekretari Umum PSMS, Azam Nasution.
Untuk kepastian waktu pelaksanaan RALB, Azam mengaku akan menunggu hingga ada bakal calon ketua umum yang mendaftar.
"Yang jelas, kalau sudah ada bakal calonnya, OC dan SC bisa bekerja untuk menentukan kapan RALB dilaksanakan,” terang Azam.

Ketua Tim Penjaringan Calon Ketum PSMS, Sumardi (baju biru) didampingi Panitia Penjaringan.
Hal senada disampaikan Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan H Sumardi.
"Sejauh ini memang belum ada bakal calon yang mendaftar. Namun, jika nantinya ada calon mendaftar akan diserahkan melalui rapat pengurus yang nantinya juga harus mendapat persetujuan dari Pembina PSMS, sebutnya.
"Dengan begitu, penjaringan tetap diperpanjang, dan siapapun masih bisa mendaftar. Namun, kami tidak bisa memastikan kapan penjaringan ditutup, karena ke depan masih ada rapat lanjutan pengurus untuk membahas hal ini.” sambungnya.