Manchester United sejatinya masih bisa menjual Wayne Rooney sebelum penutupan jendela transfer Liga Super China pada bulan ini. Hal ini sangat wajar mengingat sang pemain sudah tidak lagi dibutuhkan oleh Setan Merah pada musim ini.
Bak gayung bersambut, beberapa klub asal China juga masih mengejar Rooney dan percaya akan segera mendapatkan tanda tangan sang striker sebelum penutupan bursa transfer di China pada minggu depan.
Jika berkaca dari laporan Telegraph, Jose Mourinho sendiri telah menyarankan Rooney akan tetap di Old Trafford setidaknya hingga akhir musim ini. Namun hal tersebut bisa saja berubah, jika kapten Man United dan Timnas Inggris ini tidak menjadi starter pada pertandingan selanjutnya Setan Merah.
Pasalnya hal tersbeut tentu akan membuat sang pemain gusar dan mempertimbangkan kepindahannya pada pekan ini.

Wayne Rooney (dua dari kanan) kerap menjadi pemain cadangan saat membela Man United.
Jika jadi pindah pada pekan depan, Rooney dikabarkan akan mendapatkan bayaran sekurang-kurangnya sebesar 32 juta poundsterling atau setara dengan Rp530 miliar per tahun. Sementara jika memilih bergabung, tentu Rooney hanya mendapatkan bayaran sebesar 300 ribu poundsterling per pekan atau setara dengan Rp5 miliar.
Jika diakumulasi, jumlah gaji yang didapat Rooney di Man United tentu hanya setengahnya ketimbang bayaran yang ditawarkan oleh klub China tersebut.
Rooney sendiri tengah dalam proses memiliki rumah baru di Manchester, namun hal tersbeut tidak menutup kemungkinan sang striker bakal berlabuh di Liga Super China sebelum akhir musim Liga Inggris.
Sejauh ini, dua klub asal China yang masih terus dikaitkan dengan Rooney adalah Beijing Guoan dan Guangzhou Evergrande.