Padahal Millwall harus bermain dengan 10 orang sejak menit 52, setelah Jake Cooper mendapatkan kartu kuning kedua. Namun, gol telat yang dicetak oleh Shaun Cummings membuat para pendukung Millwall girang.
Setelah pertandingan, mereka merayakan keberhasilan menyingkirkan juara bertahan Liga Primer Inggris itu dengan langsung menyerbu lapangan. Manajer Millwall, Neil Harris mengaku sudah memprediksikan kejadian ini.
“Fans saya sangat luar biasa hari ini. Keberisikan sangat menakjubkan, ini sesuai mengenai turnamen Piala FA. Saya menilai mereka membuat atmosfer yang luar biasa, di mana kami sudah mengharapkan cinta di Millwall. Bahkan, kami bisa menjual stadion ini dua kali,” kata Harris.
“Ini merupakan momen yang luar biasa untuk kami, jadi saya memang sudah memprediksikan para penonton akan menyerbu lapangan. Namun, saya tidak membenarkan hal seperti ini terjadi sebagai manajer Millwall,” sambungnya, sebagaimana diberitakan The Guardian.